Awas Lahan Kosong Perkotaan Mudah Terbakar! BPBD Jember Minta Warga Waspadai Pemicu Karhutla

Sidkin • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 09:35 WIB
JINAKKAN API: Petugas berusaha memadamkan api di lahan bambu yang berbatasan dengan perumahan di Sempusari, Kecamatan Kaliwates. (TRC BPBD JEMBER)
JINAKKAN API: Petugas berusaha memadamkan api di lahan bambu yang berbatasan dengan perumahan di Sempusari, Kecamatan Kaliwates. (TRC BPBD JEMBER)

Radar Jember – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya terjadi di kawasan hutan. Wilayah perkotaan Jember juga tak luput dari ancaman kebakaran lahan.

Bila sebelumnya di lahan bambu di perkampungan Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari.

Baru-baru ini, Minggu 20 September kemarin, juga menyasar Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates. Lahan bambu yang berbatasan di Perumahan Argopuro itu terbakar.

Baca Juga: Pemkab Jember Hadirkan One Stop Service Pensiun ASN, Urus Administrasi Cukup Satu Tempat

Material kering berupa bambu, ranting, dan dedaunan menjadi bahan yang mudah terbakar. Api sempat membesar dan menjalar di area gumuk sebelum akhirnya berhasil dipadamkan petugas.

Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo mengingatkan, ancaman karhutla tidak hanya berada di kawasan hutan.

Lahan kosong di wilayah perkotaan juga berpotensi terbakar, terutama ketika dipenuhi ranting, bambu, rumput, dan dedaunan kering.

Bahkan, lahan yang berada di tepi atau berbatasan dengan kawasan perumahan juga tidak luput dari potensi kebakaran.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena api dari lahan kosong dapat mengancam lingkungan di sekitarnya apabila tidak segera dikendalikan.

Baca Juga: Belok Mendadak di Jalan Dr Soebandi Patrang Jember, Shogun Tertabrak Toyota Calya

Edy mengimbau masyarakat tidak sembarangan membakar sampah, terutama di lahan kosong yang terdapat banyak material kering.

Jika pembakaran sampah memang tidak dapat dihindari, masyarakat diminta memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi. “Jangan tinggalkan api dalam kondisi menyala. Pastikan padam,” tegasnya.

BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi lingkungan kering dan angin bertiup cukup kencang.

Puntung rokok juga diminta tidak dibuang sembarangan karena dapat memicu api di kawasan yang dipenuhi semak, rumput, ranting, maupun dedaunan kering.

Sementara, TRC BPBD Jember, Mashudi, mengatakan kebakaran diketahui sekitar pukul 12.00. “Api membakar bambu, ranting-ranting, dan dedaunan kering. Setelah menerima laporan, kami langsung melakukan penanganan bersama Damkar,” kata Mashudi.

Petugas menggunakan metode berbeda untuk menjinakkan api. TRC BPBD menggunakan alat gepyok untuk mengendalikan kobaran di sejumlah titik.

Sementara petugas Damkar melakukan penyemprotan air untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala. (kin/dwi)

Baca Juga: Pemkab Jember Dapat Jatah Anggaran Rp 174 Miliar dari Pusat untuk Revitalisasi 258 Sekolah

KARHUTLA DI WILAYAH KOTA

Kecamatan Sumbersari

Kelurahan Antirogo, seluas sekitar 2.000 meter persegi. Material yang terbakar berupa rumpun bambu, ranting dan daun kering.

Kecamatan Kaliwates

INFOGRAFIS KEBAKARAN LAHAN JEMBER 2026

Periode: Januari–14 September 2026
•    67 kejadian
•    10 kejadian kebakaran hutan
•    57 kejadian kebakaran lahan

Editor : Imron Hidayatullahh
BPBD Jember Jember kebakaran lahan karhutla Perkotaan