Warga Keluhkan Jalur Lojejer-Puger Wetan Gelap Gulita, Lampu PJU Tertelan Ranting Pohon Rimbun

Jumai RJ • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 23:19 WIB
RIMBUN: Kondisi salah satu lampu PJU tenaga surya di jalur Lojejer–Puger Wetan yang tertutup rapat oleh rimbunnya ranting pohon trembesi. Hal itu membuat fungsi penerangan jalan malam hari menjadi berkurang. (JUMAI/RADAR JEMBER)
RIMBUN: Kondisi salah satu lampu PJU tenaga surya di jalur Lojejer–Puger Wetan yang tertutup rapat oleh rimbunnya ranting pohon trembesi. Hal itu membuat fungsi penerangan jalan malam hari menjadi berkurang. (JUMAI/RADAR JEMBER)

Radar Jember — Alih-alih menerangi jalanan penghubung antara Desa Lojejer (Wuluhan) dan Desa Puger Wetan, puluhan lampu penerangan jalan umum (PJU) bertenaga surya di kawasan tersebut kini justru terlihat seperti sedang "bersembunyi" di balik rimbunnya dedaunan. 

Akibat ulah ranting-ranting hijau yang terlalu semangat merangsek naik ini, fungsi utama PJU mendadak alih profesi menjadi lampu hias remang-remang.

Yoyok 36, seorang warga Ajung yang sering pulang malam usai memancing, mengaku sering mendadak uji nyali saat melintas di sekitar area warung tengah sawah.

Baca Juga: Pemkab Jember Hadirkan One Stop Service Pensiun ASN, Urus Administrasi Cukup Satu Tempat

"Kalau malam jalannya gelap gulita, padahal dulunya terang benderang. Lampunya itu benar-benar terjepit di tengah ranting, jadi sinarnya nyangkut di daun semua," keluhnya.

Warga tentu berharap dinas terkait segera turun tangan melakukan perempesan. Terlebih lagi, jalur itu berada di lintas dua kecamatan yang selalu padat kendaraan. (jum/dwi)

Editor : Imron Hidayatullahh
PJU tertutup pohon Jember tenaga surya PJU