Geger Penemuan Bayi Laki-Laki di Arjasa Jember, Ditemukan Pencari Tupai Dalam Semak

Jumai RJ • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 02:00 WIB
PENGUMPULAN DATA: Olah TKP penemuan bayi di lahan kosong di Kecamatan Arjasa. (POLSEK ARJASA)
PENGUMPULAN DATA: Olah TKP penemuan bayi di lahan kosong di Kecamatan Arjasa. (POLSEK ARJASA)

Radar Jember – Tangisan bayi gegerkan warga Dusun Darungan, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Kamis (17/9) sore.

Suara itu terdengar dari balik semak di bawah pohon randu, seorang warga yang sedang mencari tupai justru menemukan bayi laki-laki masih hidup dalam kondisi terbungkus handuk biru.

Kapolsek Arjasa AKP Gusti Almasri Pratama membenarkan penemuan tersebut. Bayi ditemukan sekitar pukul 16.35 WIB di tanah kosong milik warga, sekitar 50 meter dari Jalan Raya Rembangan.

“Saat ditemukan, bayi masih hidup dan tali pusarnya masih menempel,” ujarnya.

Baca Juga: Ringsek Parah Usai Terhantam KA Ijen Ekspres, Bangkai Fortuner di Jember Jadi Tontonan Warga

Menurut dia, bayi pertama kali ditemukan Saiful Bahri. Saat itu, Saiful sedang berada di atas pohon randu untuk mencari tupai.

Setelah tupai yang ditembaknya jatuh, dia turun dan mencari hewan tersebut. Saat mendekati pohon, Saiful mendengar suara tangisan bayi dari arah semak.

Saiful kemudian mencari sumber suara tersebut. Di balik semak, dia mendapati bayi yang hanya terbungkus handuk warna biru.

Temuan itu langsung dilaporkan kepada Kepala Desa Kemuning Lor Budi Hariyanto. Selanjutnya, kepala desa menghubungi bidan desa dan Polsek Arjasa.

Baca Juga: Kasus Karhutla di Jember Tembus 67 Kejadian, BPBD Perkuat Penanganan Lintas Instansi

“Bidan yang datang ke lokasi kemudian memeriksa kondisi bayi. Jenis kelaminnya laki-laki, panjang 51 sentimeter dan berat 2.490 gram,” jelas Kapolsek.

Tali pusar bayi masih menempel dan kemudian dipotong. Saat ditemukan, tubuh bayi juga dikerumuni semut serta terdapat luka yang diperkirakan akibat gigitan semut dan serangga lainnya.

Dari pemeriksaan awal, kondisi bayi diperkirakan baru lahir sekitar dua jam sebelum ditemukan.

Setelah mendapat penanganan awal di lokasi, bayi kemudian dibawa untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Saat ini bayi masih dalam penanganan bidan setempat.

AKP Gusti Almasri Pratama menyebut lokasi penemuan berada di tanah kosong dengan kondisi terasering. Titiknya sekitar 50 meter dari jalan raya sehingga tidak terlihat langsung dari jalur Rembangan.

Sementara itu, Kanit PPA Satreskrim Polres Jember Ipda Alfan Febrianto mengatakan, penemuan bayi tersebut telah diproses melalui penyelidikan.

Baca Juga: Kukuhkan Empat Profesor Baru, UIN KHAS Jember Dorong Percepatan Guru Besar PTKI

Petugas masih mengumpulkan informasi untuk mengungkap pihak yang meninggalkan bayi di lokasi tersebut. 

“Penemuan bayi ini masih kami proses penyelidikan. Kami lakukan pendalaman untuk mengetahui siapa yang meninggalkan bayi tersebut,” kata Alfan.

Selama proses penyelidikan berlangsung, bayi tetap mendapatkan perawatan dan penanganan dari pihak yang berwenang.

Polisi juga masih mendalami informasi yang diperoleh dari masyarakat sekitar untuk mengungkap kronologi hingga bayi tersebut ditemukan di tanah kosong tersebut. (jum/dhi)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
Penemuan Bayi Jember arjasa bayi dibuang penemuan bayi di jember