Firasat Sang Istri Sebelum KM Virgo Tenggelam, Sempat Minta Niki Tak ke Kalimantan

Maulana RJ • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 03:00 WIB
BERI KESAKSIAN: Pemerintah desa setempat dan camat, saat mengunjungi kediaman Istri Niki (kiri), korban tragedi Virgo Transport 8, asal Desa Karang Duren, Kecamatan Balung, kemarin (17/9). (MINTO)
BERI KESAKSIAN: Pemerintah desa setempat dan camat, saat mengunjungi kediaman Istri Niki (kiri), korban tragedi Virgo Transport 8, asal Desa Karang Duren, Kecamatan Balung, kemarin (17/9). (MINTO)

Radar Jember - Suasana harap-harap cemas masih menyelimuti keluarga Niki Minamri Robby, 34, warga Dusun Krajan 1, Desa Karangduren, Kecamatan Balung, Jember.

Niki menjadi salah satu dari tiga warga Jember yang terdaftar dalam manifes kapal ekspedisi Virgo Transport 8 yang mengalami musibah kecelakaan laut dalam pelayaran rute Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menuju Banjarmasin, belum lama ini.

​​Sebelum peristiwa ini terjadi, Niki bertolak mengendarai truk ekspedisi bernomor polisi P 8332 ED. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai sopir antarpulau ini sebenarnya terbiasa melintasi rute Sumatra, Aceh, hingga Nusa Tenggara. Namun, perjalanan kali ini membawa cerita berbeda.

Baca Juga: Ini Nama-nama Korban asal Jember Dari Tragedi Tenggelamnya Kapal Virgo

​Camat Balung, Agus Sucahyo, mengonfirmasi bahwa semula Niki dijadwalkan mengantar barang ke Jakarta. Di tengah jalan, alur pengiriman ada info dialihkan melalui Surabaya untuk diteruskan langsung ke Kalimantan.

"Semula mau antar ke Jakarta, lalu ada perubahan rute lewat Tanjung Perak untuk kirim ke Banjarmasin," kata Agus, mengisahkan penuturan keluarga korban, usai mengunjungi kediaman keluarga Niki, (18/9).

​Keputusan tersebut sempat diwarnai kegetiran. Sang istri, yang merasakan ganjalan dan firasat tidak tenang karena suaminya belum pernah menyeberang ke tanah Borneo. Bahkan, sempat meminta Niki membatalkan keberangkatan tersebut.

Namun, demi menunaikan tanggung jawab pekerjaan untuk menghidupi istri dan anak semata wayangnya, Niki berupaya menenangkan sang istri dan tetap memutuskan berangkat. ​

Tak disangka, perjalanan pertama menuju Kalimantan itu berujung pada tragedi musibah laut yang menimpa Kapal Virgo Transport 8. 

"Istrinya sempat menyampaikan ke suaminya: kalau bisa tidak usah ke sana (Kalimatan,Red). Ndak pernah ke sana. Itu disampaikan sebelum berangkat," kata Agus, menirukan penuturan istri korban.

Baca Juga: CEK FAKTA! BPBD Jember Identifikasi Warganya dalam Daftar Penumpang Virgo Transport

Agus menambahkan, kehadiran jajaran pemerintah kecamatan dan desa di rumah duka tak hanya untuk memantau perkembangan informasi, tetapi juga mengalirkan dukungan moral.

Selain memimpin doa bersama untuk keselamatan dan kelancaran proses pencarian, bantuan paket sembako turut mengalir kepada pihak keluarga. ​

"Kami hadir untuk menguatkan keluarga agar tetap tabah, sekaligus terus berdoa dan berikhtiar agar proses pencarian memberikan hasil yang terbaik," imbuh ASN yang dipromosikan jadi Camat Jenggawah itu.
​ 
Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edy Budi Susilo, mengkonfirmasi bahwa ada tiga orang dari Jember yang masuk dalam manifest penumpang KM Virgo Transport 8 yang masih belum ditemukan.

Selain Niki dan Abdul Rosyid, juga ada Afi, warga Desa Seputih Mayang, Jember. “Kami terjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke rumah para korban untuk memberikan pendampingan teknis maupun moral kepada pihak keluarga yang sedang menanti kepastian kabar,” katanya, (16/9).

Sementara itu, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap penumpang KMP Virgo Transport 8. Berdasarkan pembaruan data, dari total 243 penumpang, sebanyak 108 orang telah ditemukan dalam kondisi selamat.

Baca Juga: Data Manifes KM Virgo Ungkap Tiga Warga Jember Ikut Berlayar, Begini Penjelasan Resmi Kepala BPBD

Sebanyak enam orang dinyatakan meninggal dunia dan telah dievakuasi untuk menjalani proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur.

Sedangkan 129 penumpang lainnya masih dalam proses pencarian. BPBD Jember terus berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Timur dan Pos SAR Basarnas Jember untuk memantau perkembangan pencarian, termasuk keberadaan tiga warga Jember yang tercatat dalam daftar penumpang. (mau/dwi)

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
kapal virgo waga jember korban kapal virgo BPBD Jember kapal tenggelam