Bongkar Potensi Bahaya Jalur Gumitir Jember: Pohon Tua Tumbang Dan Ancaman Tanah Longsor!

Jumai RJ • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 17:16 WIB
MENIKUNG: Pengguna jalan melintas di tikungan jalur Gumitir. Jalan penghubung Jember – Banyuwangi tidak hanya rawan laka tunggal, tapi juga pohon tumbang. (JUMAI/RADAR JEMBER)
MENIKUNG: Pengguna jalan melintas di tikungan jalur Gumitir. Jalan penghubung Jember – Banyuwangi tidak hanya rawan laka tunggal, tapi juga pohon tumbang. (JUMAI/RADAR JEMBER)

Radar Jember – Pengguna jalan yang melintas di jalur Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, diminta meningkatkan kewaspadaan.

Terlebih ketika terjadi angin kencang. Sebab, kawasan tersebut masih rawan terjadi pohon tumbang.

Beberapa hari terakhir, angin cukup kencang terjadi di kawasan Gumitir. Kondisi tersebut meningkatkan potensi pohon tumbang, mengingat di sepanjang jalur yang menghubungkan Jember dengan Banyuwangi terdapat banyak pohon berukuran besar.

Baca Juga: Awas SilPA Menumpuk! Realisasi Belanja Modal Jember Baru 22,13 Persen, DPRD Beri Peringatan Keras

Salah satu kejadian pohon tumbang terjadi pada Minggu (13/9) malam. Pohon yang berada di lahan milik Perhutani tumbang ke tengah jalan akibat diterjang angin kencang.

Beruntung, saat pohon tumbang tidak ada kendaraan yang melintas, baik dari arah Jember maupun Banyuwangi.

Tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Namun, tumbangnya pohon berukuran besar itu membuat jalur Gumitir lumpuh total.

Kanitlantas Polsek Silo Aiptu Dwi Cahyo Utomo, mengatakan pengguna jalan harus lebih berhati-hati ketika melintas di jalur Gumitir, terutama saat kondisi cuaca disertai angin kencang. “Untuk pengguna jalan yang melintas di jalur Gumitir agar selalu waspada,” kata Cahyo.

Menurutnya, di sepanjang jalur Gumitir terdapat banyak pohon besar yang berada di lahan milik Perhutani.

Baca Juga: Helm Bukan Pajangan! Satlantas Polres Jember Beberkan 29 Kasus Kecelakaan Sepeda Motor Sepekan

Sebagian di antaranya juga sudah mulai lapuk sehingga berpotensi tumbang ketika diterpa angin kencang.

Cahyo menambahkan, kejadian tumbangnya pohon beberapa waktu lalu menjadi salah satu contoh potensi bahaya di jalur tersebut.

“Sepanjang jalur Gumitir banyak pohon besar, juga banyak pohon yang sudah mulai lapuk. Sehingga bisa tumbang ketika terjadi angin. Beberapa hari ini terjadi angin,” katanya

Sementara itu, Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan, agar meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di kawasan Gumitir.

Menurutnya, jalur Gumitir merupakan salah satu kawasan yang rawan bencana. Selain memiliki potensi pohon tumbang, kawasan tersebut juga rawan tanah longsor, terutama ketika terjadi hujan deras maupun angin kencang.

Baca Juga: Lampaui Target! Jember Marching Band Boyong 12 Medali dan Sabet Juara Umum AMG 2026 Malaysia

“Pengguna jalan yang melintas di kawasan Gumitir agar meningkatkan kewaspadaan. Karena kawasan tersebut rawan bencana, baik tanah longsor maupun pohon tumbang,” imbaunya.

Kewaspadaan, lanjutnya, tidak hanya diperlukan oleh pengguna jalan. Pedagang yang beraktivitas di sepanjang jalur Gumitir juga diminta memperhatikan kondisi sekitar dan mengantisipasi potensi pohon tumbang maupun bencana lainnya.

“Imbauan bukan hanya kepada pengguna jalan, tetapi juga kepada pedagang yang berjualan di sepanjang jalur Gumitir agar lebih waspada,” pungkasnya. (jum/dwi)

INSIDEN POHON TUMBANG JALUR GUMITIR

 

Editor : Imron Hidayatullahh
Jember Jalur Gumitir pohon tumbang