Hanya 100 Meter Dari Rumah Warga! Karhutla Meru Betiri Hanguskan 72 Hektare Lahan TNMB

Jumai RJ • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 06:00 WIB
DATANGI TKP: Anggota Polsek Tempurejo mendatangi lokasi kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Meru Betiri (TNMB), Dusun Krajan, Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Kamis (10/9). Api sempat mendekati permukiman warga. (POLSEK TEMPUREJO)
DATANGI TKP: Anggota Polsek Tempurejo mendatangi lokasi kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Meru Betiri (TNMB), Dusun Krajan, Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Kamis (10/9). Api sempat mendekati permukiman warga. (POLSEK TEMPUREJO)

Radar Jember – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di kawasan Taman Nasional Meru Betiri (TNMB), Kecamatan Tempurejo.

Hingga Kamis (10/9) malam, sekitar 72 hektare kawasan hutan dan lahan milik TNMB di wilayah Desa Curahnongko dan Desa Andongrejo terbakar.

Kebakaran mulai terjadi sejak Selasa (8/9) hingga Kamis (10/9). Api yang berasal dari kawasan hutan di wilayah barat Desa Curahnongko menjalar dan membakar dedaunan kering, ilalang, serta tanaman rambat.

Baca Juga: Imbas WFH dan Sekolah Daring Krisis BBM, Pembukaan Liga Pelajar Piala Bupati Jember Ditunda!

Kondisi kemarau dan angin kencang membuat api sulit dikendalikan. Pada Kamis (10/9) sekitar pukul 12.10, kobaran api bahkan mendekati permukiman warga di Dusun Krajan, Desa Curahnongko. Jarak titik api dengan permukiman diperkirakan hanya sekitar 100 meter.

Mendapati kondisi tersebut, warga bersama Muspika Kecamatan Tempurejo, pemerintah desa, serta petugas TNMB melakukan pemadaman secara manual.

 Warga menggunakan peralatan seadanya, seperti ranting kayu dan alat pemukul api, sekaligus memutus daun-daun kering agar kobaran tidak semakin mendekati permukiman.

“Api sulit dipadamkan karena kondisi kemarau dan banyak daun kering. Warga yang memiliki lahan di sekitar lokasi juga melakukan penyemprotan menggunakan tangki berisi air agar api tidak merembet semakin luas,” kata Aipda Totok W, Kanit Binmas Polsek Tempurejo.

Baca Juga: Dulu Tak Bisa Baca! Mbah Mustakim 60 Tahun Setia Jual Buku Bekas demi Pelajar Jember

Anggota Polsek Tempurejo juga langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga.

Selain melakukan pemantauan, petugas mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah atau daun kering di sekitar kawasan hutan.

Warga juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan. Sekitar pukul 17.00, api yang mendekati permukiman di wilayah Curahnongko berhasil dipadamkan.

Namun, sekitar pukul 17.30, titik api kembali terlihat di kawasan hutan sebelah timur, tepatnya di wilayah Desa Andongrejo.

Tim dari Resort Meru Betiri Andongrejo sebelumnya telah melakukan pemadaman secara manual sejak pukul 09.00 WIB.

Sementara pada pukul 18.40, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember tiba di lokasi untuk melakukan asesmen dan pemantauan.

Baca Juga: Harga Bensin Eceran Melonjak Saat Langka! Pakar Unmuh Jember Ingatkan Etika Berdagang

Tim BPBD kemudian berkoordinasi dengan petugas Resort Meru Betiri Andongrejo, Camat Tempurejo, serta kepala desa setempat.

BPBD juga membagikan 300 masker kepada warga. Selain itu, BPBD mendistribusikan lima alat gepyok kepada Tim Resort Meru Betiri yang akan melakukan penanganan pemadaman.

Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo mengatakan, kondisi musim kemarau panjang perlu diwaspadai karena meningkatkan potensi terjadinya karhutla.

Kewaspadaan tidak hanya diperlukan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan dan perkebunan, tetapi juga warga di kawasan perkotaan.

“Dalam musim kemarau panjang ini, kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan perlu ditingkatkan,” ujarnya.

Baca Juga: Perluas Program Operasi Gratis bagi Duafa, RS Bina Sehat Jember Perkuat Kontribusi SDGs

Hingga Kamis malam, kondisi di sekitar permukiman warga dilaporkan aman dan kondusif.

Namun, asap dari karhutla sempat mengganggu pernapasan dan menyebabkan mata perih bagi sebagian warga di Dusun Krajan, Desa Curahnongko. (jum/dwi)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
Jember kebakaran lahan karhutla TNMB Taman Nasional Meru Betiri