Radar Jember – Keinginan cepat sampai tujuan tak jarang membuat pengendara mengabaikan keselamatan.
Salah satunya menggunakan ponsel untuk membuka atau mengecek Google Maps ketika kendaraan masih berjalan, kebiasaan itu dinilai berisiko memicu kecelakaan karena perhatian pengendara teralihkan dari jalan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jember Ipda Tommy Nur Alamsyah meminta pengendara menyiapkan rute perjalanan sebelum berangkat.
Baca Juga: Panic Buying Bikin Konsumsi BBM Naik 25 Persen, Hiswana Migas Bongkar Penyebab Antrean SPBU Jember
Jika membutuhkan panduan aplikasi navigasi, pengendara sebaiknya mengatur tujuan dan rute sejak kendaraan masih berhenti.
“Kalau mau buka Maps, lakukan sebelum berkendara. Jangan membuka atau mengoperasikan ponsel ketika kendaraan sedang berjalan,” kata Tommy.
Menurut dia, pengendara harus tetap fokus melihat kondisi di depan. Apalagi ketika melintas di jalan ramai, perhatian yang terpecah dapat membuat pengendara terlambat mengantisipasi kendaraan lain, pejalan kaki, maupun perubahan situasi lalu lintas.
Jika rute perlu diubah atau pengendara tidak yakin dengan arah yang dituju, Tommy menyarankan mencari lokasi aman untuk berhenti. Setelah kendaraan benar-benar berhenti, barulah ponsel dapat digunakan kembali untuk melihat peta.
“Kalau memang bingung dengan arah atau harus mengubah tujuan di Maps, cari tempat yang aman untuk berhenti. Jangan sambil jalan,” tegasnya.
Selain penggunaan ponsel, Satlantas Polres Jember mengingatkan pengendara untuk menggunakan helm SNI, mematuhi rambu dan marka jalan, serta menjaga jarak aman. Kecepatan juga harus disesuaikan dengan kondisi jalan dan cuaca.
Baca Juga: Bongkar Penyebab Antrean BBM di Jember: Gus Fawait Desak Pertamina Buka Jalur Pengiriman Baru
Tommy menambahkan, kondisi kendaraan perlu dipastikan sebelum perjalanan. Rem, ban, lampu, dan kelengkapan kendaraan harus diperiksa. Pengendara yang lelah atau mengantuk juga diminta tidak memaksakan perjalanan.
“Utamakan keselamatan. Ingat, ada keluarga yang menunggu kita sampai di rumah,” pungkasnya. (dhi/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh