Radar Jember - Hari kelima pencarian pasca terbaliknya kapal "Pantes" yang dinahkodai Samino, 65 Dusun Suling, Desa Bagon, Kecamatan Puger tim sar gabungan terus dilakukan.
Hari kelima pencarian, tim SAR gabungan menemukan satu korban dalam operasi pencarian kecelakaan kapal layar mesin (klm) "Pantes" yang terbalik akibat diterjang ombak di perairan Paseban, Kecamatan Kencong, Jember pada Rabu (19/8/2026) pukul 02.00 wib lalu.
Anak Buah Kapal (abk) bernama Moh Sholihin, 34 warga Dusun Jadugan. Desa Mojosari, Kecamatan Puger ditemukan terdampar dipinggir pantai pada Minggu (23/8/2026) pukul 14.00 wib.
Korban ditemukan oleh nelayan dan selanjutnya dilaporkan ke tim Sar gabungan yang melakukan pencarian pada hari kelima.
Awalnya informasi penemuan korban diterima dari nelayan setempat pada Minggu (23/8/2026) pukul 14.00 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR gabungan segera bergerak menuju lokasi dan melakukan proses evakuasi terhadap korban yang ditemukan terdampar dipinggir pantai, kata Aiptu Agus Rianto KBO Satpolair Polres Jember di Puger.
Jasad korban di temukan dipinggir pantai Dusun Jeni, Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas oleh nelayan.
Dengan ditemukannya korban tersebut, data korban KLM Pantes hingga saat ini berjumlah lima orang, terdiri dari satu orang selamat yakni Nahkoda, dua orang ditemukan meninggal yakni Sahwiyanto dan Moh Sholihin. Dua orang lainnya masih dalam pencarian, kata Agus.
Setelah korban dievakuasi dan diserahkan kepada keluarganya, tim Sar gabungan kembali melakukan pencarian terhadap dua nelayan lainnya yang belum ditemukan.
Dua nelayan yang masih dalam pencarian diantaranya Muja'i, 58 warga Dusun Jadugan, Desa Mojosari, Kecamatan Puger dan Samsul, 45 warga Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger.
Pencarian dilakukan secara gabungan, baik Basarnas Posko Jember, Satpolair, Kamla, BPBD Jember dan relawan lainnya.
Selain pencarian oleh tim sar gabungan, juga sudah berkoordinasi dengan nelayan pungkas Agus
Editor : M. Ainul Budi