Radar Jember – Antusiasme mahasiswa mendaftar Beasiswa Cinta Bergema 2026 cukup tinggi. Dari kuota yang disediakan sebanyak 4.200 mahasiswa, jumlah pendaftar mencapai sekitar 11 ribu orang.
Namun, tidak semua pendaftar bisa langsung ditetapkan sebagai penerima beasiswa. Sebab Pemkab Jember masih melakukan verifikasi dan klarifikasi data.
Proses tersebut dilakukan untuk memastikan setiap calon penerima benar-benar memenuhi persyaratan dan sesuai dengan kategori beasiswa yang dipilih.
Baca Juga: Legislator Teladan Penggerak Aspirasi dan Pembangunan Daerah, M SATIB Raih Radar Jember Awards
Beasiswa Cinta Bergema 2026 membuka enam kategori, yakni Beasiswa Prestasi, Afirmasi Ekonomi, Guru dan Perangkat, Kompetisi, Santri dan Hafiz, serta Beasiswa Khusus.
Setiap kategori memiliki sasaran berbeda, sehingga data yang telah masuk perlu dicocokkan kembali sebelum 4.200 penerima ditetapkan.
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember Arief Tjahjono mengatakan, salah satu tahapan yang masih berjalan adalah klarifikasi kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Pengecekan itu dilakukan untuk memastikan nama-nama yang masuk dalam daftar pendaftar tidak tercatat sebagai penerima beasiswa lain.
“Kami masih minta klarifikasi. Pertama dari Dirjen Dikti. Apakah mereka yang mendaftar ini menjadi penerima beasiswa lain atau tidak,” kata Arief.
Baca Juga: 45 Tokoh Paling Menginspirasi: Peraih Radar Jember Awards 2026 Resmi Diumumkan!
Selain memastikan status penerima beasiswa lain, Pemkab Jember juga mengecek kembali data kependudukan calon penerima. Dispendik menggandeng Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) untuk memastikan para pendaftar masih berstatus sebagai warga Jember.
Langkah ini bukan tanpa alasan, sebab dari penelusuran data ditemukan sejumlah pendaftar yang ternyata sudah tidak lagi memiliki KTP Jember karena pindah domisili.
“Karena sebelumnya terbukti begitu mau dapat beasiswa, kami tracing lagi, ternyata ada sekitar 8 mahasiswa yang sudah tidak ber-KTP Jember,” jelasnya.
Pengecekan berikutnya menyangkut kesesuaian kategori yang dipilih pendaftar.
Untuk mahasiswa yang mengajukan diri melalui kategori Afirmasi Ekonomi, misalnya, Dispendik turut berkoordinasi dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) untuk memastikan status sosial mereka masih sesuai dengan kriteria penerima.
Sebab, kondisi seorang pendaftar bisa saja berubah setelah data awal digunakan saat mendaftar.
Baca Juga: Thunder Dilarang, Vixion Bermunculan! Intip Akal Cerdik Pedagang Bensin Eceran Antre BBM di Jember
Dengan jumlah pendaftar yang hampir tiga kali lipat dari kuota, proses verifikasi menjadi tahapan yang tidak bisa dilewati begitu saja.
Data dari sekitar 11 ribu pendaftar akan dicocokkan melalui sejumlah instansi sesuai kebutuhan, mulai dari status penerima beasiswa lain, kependudukan, hingga kesesuaian kategori bantuan.
"Semuanya kami proses dengan hati-hati agar penerimanya tepat sasaran dan sesuai," pungkasnya. (kin/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh