RADARJEMBER – Universitas Jember (UNEJ) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pengabdian Kepada Masyarkat melalui Hibah Desa Binaan yang diketuai oleh Prof. Ir. Dr. Parawita Dewanti, M.P. di Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember. Kegiatan yang mengusung tema pengelolaan sampah terpadu dan pemanfaatannya dalam sistem pertanian berkelanjutan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Desa Wonojati, Abdurrahman, serta Ketua Tim Penggerak PKK Desa Wonojati, Eka Wulandari.
Kegiatan diawali dengan pelatihan pembuatan instalasi komposter rumah tangga dan pemanfaatan galon bekas menjadi pot tanaman yang disampaikan oleh Ir. Bangun Ari Susetyo. Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan cara membuat komposter sederhana yang dapat diterapkan di lingkungan rumah tangga untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk yang bermanfaat bagi tanaman.
Selanjutnya, Ir. Ahmad Ilham Tanzil, S.P., M.P. memberikan materi mengenai pengelolaan sampah organik. Ia menjelaskan pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah tangga serta teknik pengolahan limbah organik menjadi kompos yang berkualitas. Menurutnya, sampah organik yang selama ini dianggap tidak bernilai justru dapat menjadi sumber nutrisi bagi tanaman dan mendukung pertanian ramah lingkungan.
Sementara itu, edukasi mengenai pengelolaan sampah anorganik disampaikan oleh Siti Zaenab, S.H.. Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh pemahaman tentang cara memilah, mendaur ulang, serta memanfaatkan kembali sampah anorganik sehingga mampu mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
Sebagai implementasi hasil pengolahan sampah organik, Ir. Vega Kartika Sari, S.P., M.Sc. memberikan pelatihan pemanfaatan kompos untuk budidaya bunga telang (Clitoria ternatea). Tanaman yang dikenal memiliki kandungan antioksidan tinggi ini dipilih karena mudah dibudidayakan, memiliki nilai ekonomi, serta berpotensi dikembangkan menjadi produk pangan dan kesehatan.
Tidak berhenti pada tahap budidaya, peserta juga mendapatkan pelatihan pengolahan hasil bunga telang yang disampaikan oleh Dr. Intan Ria Neliana, S.Pd., M.Biotek. Berbagai produk olahan diperkenalkan kepada masyarakat, mulai dari teh bunga telang, pewarna alami pangan, hingga produk minuman fungsional yang memiliki prospek pasar cukup menjanjikan.
Dalam sambutannya, Prof. Parawita Dewanti menegaskan bahwa kegiatan pengabdian ini merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan yang dilakukan UNEJ di Desa Wonojati.
"Desa Wonojati merupakan desa binaan Universitas Jember. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan sekitar, khususnya sampah rumah tangga, untuk menghasilkan produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomi. Tim kami akan terus mendampingi masyarakat dalam pengembangan Integrated Farming System yang berkelanjutan," ujarnya.
Kepala Desa Wonojati, Abdurrahman, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan oleh tim pengabdian UNEJ. Menurutnya, program ini memberikan solusi nyata terhadap permasalahan sampah sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Hal senada disampaikan Ketua TP PKK Desa Wonojati, Eka Wulandari. Ia berharap keterampilan yang diperoleh para kader PKK dan warga dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan menciptakan lingkungan desa yang lebih bersih dan sehat.
Keberhasilan kegiatan ini juga tidak terlepas dari keterlibatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Studi Agronomi Universitas Jember yang aktif mendampingi masyarakat selama pelatihan dan praktik lapang. Kehadiran mahasiswa menjadi jembatan transfer teknologi dan inovasi dari kampus kepada masyarakat.
Melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, PKK, dan masyarakat, Desa Wonojati diharapkan dapat menjadi model desa yang mampu mengelola sampah secara terpadu sekaligus mengembangkan komoditas bunga telang sebagai sumber pendapatan baru. Program ini menjadi bukti bahwa pengelolaan lingkungan yang baik dapat berjalan beriringan dengan peningkatan ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat menuju terwujudnya ekonomi hijau yang berkelanjutan.
Kepala desa wonojati, narasumber, peserta pelatihan dan panitia yang terlibat dalam pelatihan integrated farming system Demo pembuatan kompos organic demo merangkai ajir pada pot untuk budidaya bunga telang.
Editor : Alvioniza