Radar Jember – Ceceran tetes tebu dari truk tangki bernopol L 8143 VD kembali membuat jalan licin.
Setelah sebelumnya ditemukan di jalur Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, ceceran serupa juga terlihat di Jalan Brawijaya, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, kemarin (12/8) pagi.
Ceceran cairan tersebut diduga menyebabkan sejumlah pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan tunggal. Kondisi jalan yang licin membuat pengendara sulit mengendalikan laju kendaraan hingga terjatuh.
Sebelumnya, truk tangki pengangkut tetes tebu itu diketahui melaju dari arah Banyuwangi. Sesampainya di jalur Gumitir, truk mengalami kebocoran pada bagian kran sebelah kiri. Akibatnya, cairan tetes tebu berceceran di sepanjang jalan.
Ceceran tersebut diduga kembali terjadi ketika truk melintas menuju wilayah Jember. Di Jalan Brawijaya, Desa Jubung, ceceran paling banyak ditemukan di pintu tengah rest area Jubung.
Ramlan, 34, warga yang berada di sekitar lokasi, mengatakan sejumlah pengendara sepeda motor terjatuh setelah melintas di atas ceceran tetes tebu.
“Mungkin ada truk tangki pengangkut tetes tebu yang parkir. Cairan tetes tebu cukup banyak. Mungkin saat parkir ada yang bocor,” katanya.
Menurut dia, kondisi jalan menjadi sangat licin karena cairan tetes tebu cukup tebal menempel di permukaan aspal. Pengendara, terutama yang melaju dari arah Jember, menjadi lebih rentan terjatuh.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada Polsek Sukorambi. Petugas Damkar bersama personel BPBD Jember dan relawan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pembersihan.
Petugas menyemprot dan membersihkan ceceran tetes tebu dari permukaan jalan agar tidak kembali membahayakan pengguna jalan.
Sejumlah warga juga turut membantu mengingatkan pengendara yang melintas agar mengurangi kecepatan.
“Karena sebelumnya sudah banyak yang terjatuh sendiri, terutama dari arah Jember. Ceceran tetes di jalan aspal cukup tebal dan menjadi licin,” pungkas Ramlan. (jum/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh