Radar Jember – Peringatan keras buat para juragan truk yang hobi parkir sembarangan di pinggir jalan. Kalau memang tak punya garasi, mending akinya dicopot lalu dibawa tidur di dalam kamar.
Sebab, baru-baru ini komplotan pencuri sedang gatal melucuti aki truk-truk yang terparkir di tepi jalan. Tanpa perlu sihir, para pelaku ini super canggih melepas aki dalam hitungan detik.
Nasib apes salah satunya menimpa Mustofa 50, warga Dusun Wetan Gunung, Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah.
Truk Diesel P 8364 ZQ kesayangannya yang baru saja dibeli terpaksa gembos alias tak bisa digas cuma gara-gara akinya lenyap. Padahal, truk itu cuma diparkir manis di samping rumahnya.
"Saya baru tahu pas mau memanasi mesin pagi-pagi. Waktu dikontak, lho kok diam saja? Pas saya cek ke bawah, pantesan... akinya sudah amblas," cerita Mustofa mengelus dada.
Saking tidak percayanya, Mustofa sempat menginterogasi anaknya sendiri. Siapa tahu sang anak iseng meminjam aki buat setrum belut. "Ternyata anak saya tidak ambil," tambahnya pasrah.
Rupanya, pengaman aki truk milik Mustofa sudah dibantai dan dirusak pelaku. Karena tak ada garasi, truk hasil keringatnya itu memang biasa dibiarkan nangkring di pinggir jalan seusai kerja.
Apesnya lagi, pagi itu Mustofa padahal sudah ada janji angkut muatan. Batal untung, malah buntung! Dia terpaksa merogoh kocek dalam-dalam sebesar Rp 1,6 juta demi memboyong aki baru agar truknya bisa hidup kembali.
Ternyata bukan cuma Mustofa yang diincar. Truk Toyota Dyna milik Pak Syafi'i yang bernasib sama parkir di pinggir jalan juga nyaris jadi korban.
Bedanya, Pak Syafi'i sedikit lebih cerdik. Meski rantai pengaman tempat aki sudah digergaji pelaku sampai putus, akinya gagal diboyong karena dipasangi rantai berlapis. Malingnya sukses dibuat gigit jari.
Kisah tragis lainnya juga datang dari Sugianto 40, warga Desa Sruni, Kecamatan Jenggawah. Truk diesel milik perusahaannya yang nangkring di tepi jalan tak luput dari sasaran.
Tak tanggung-tanggung, maling menggondol dua aki sekaligus. Akibatnya, kantong perusahaan terpaksa jebol Rp 1,6 juta untuk belanja aki pengganti. (jum/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh