Radar Jember – Karnaval HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Sumbersari bakal berlangsung dengan aturan lebih ketat.
Penggunaan sound system berdaya besar menjadi salah satu yang akan dibatasi setelah pelaksanaan karnaval sebelumnya memicu keluhan warga.
Keluhan terutama datang karena suara musik yang terlalu keras. Selain mengganggu kenyamanan lingkungan, penggunaan sound horeg juga dinilai berpotensi menimbulkan kerusakan bangunan dan mengganggu ketertiban umum.
Camat Sumbersari Deni Hadiatullah mengatakan, evaluasi pelaksanaan karnaval sebelumnya menjadi dasar untuk memperketat aturan.
Pemerintah kecamatan tidak ingin kemeriahan perayaan kemerdekaan justru menimbulkan persoalan bagi masyarakat.
“Evaluasi ini menjadi dasar penyusunan langkah antisipatif agar kegiatan berikutnya lebih tertib. Koordinasi antara pemerintah, aparat keamanan, panitia, dan masyarakat menjadi kunci,” katanya.
Setiap panitia juga diwajibkan menyerahkan konsep kegiatan sebelum pelaksanaan. Isinya harus jelas, mulai jumlah peserta, armada yang digunakan, kapasitas perangkat suara, rute karnaval, hingga penanganan dampak setelah kegiatan.
Kapolsek Sumbersari Kompol Heri Supadmo menambahkan, pelaksanaan karnaval diarahkan dimulai pagi hari. Armada sound system berdaya besar akan dibatasi.
Marshal juga wajib ditempatkan di sepanjang rute untuk membantu menjaga kelancaran dan keamanan peserta.
Selain persoalan sound system, penggunaan atribut perguruan silat dalam karnaval dilarang. Tindakan tegas disiapkan apabila ditemukan pelanggaran yang mengganggu ketertiban atau keselamatan masyarakat.
“Kami tidak akan ragu mengambil tindakan apabila ditemukan pelanggaran yang mengganggu ketertiban umum maupun keselamatan masyarakat,” ucap Heri
Danramil 0824/11 Sumbersari Kapten Cke Hadi Windoko mengingatkan agar karnaval tetap membawa nilai budaya dan persatuan.
Ia menegaskan aturan tersebut bukan untuk mengurangi kemeriahan HUT RI, tetapi membuat perayaan berlangsung aman, tertib, dan tetap menghormati kenyamanan warga. (dhi/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh