Tergerus Arus Sungai, Jalan Penghubung Wuluhan–Puger di Lojejer Putus Total hingga Pengendara Motor Terperosok Jurang

Jumai RJ • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 08:00 WIB
TAK BISA LEWAT: Jalan penghubung Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, dengan Desa Wonosari, Kecamatan Puger, yang berada di Dusun Sulakdoro, Desa Lojejer, akhirnya putus total. (JUMAI/RADAR JEMBER)
TAK BISA LEWAT: Jalan penghubung Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, dengan Desa Wonosari, Kecamatan Puger, yang berada di Dusun Sulakdoro, Desa Lojejer, akhirnya putus total. (JUMAI/RADAR JEMBER)

Radar Jember – Pengguna jalan yang melintas di Dusun Sulakdoro, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, kini harus mencari jalur alternatif.

Pasalnya, jalan penghubung Desa Lojejer dengan Desa Wonosari, Kecamatan Puger, akhirnya putus setelah terus mengalami ambrol secara bertahap akibat gerusan arus sungai.

"Sebelumnya jalan yang sudah ambrol hingga nyaris putus itu masih bisa dilewati pengendara sepeda motor. Tetapi sekarang sudah tidak bisa lagi dilalui kendaraan roda dua," ujar Hari, warga setempat.

Baca Juga: Siap Buka-bukaan Izin Galian C, Gus Fawait Ajak Anggota DPRD Cek Aktivitas Tambang di Jember

Menurutnya, masih ada pengendara yang nekat mencoba melintas meski sudah diperingatkan. Akibatnya, pengendara tersebut terjatuh ke jurang bersama sepeda motornya.

"Ada pengendara sepeda motor dari arah selatan yang memaksa lewat. Sudah diberi tahu, tetapi tetap memaksa, akhirnya terjatuh ke jurang bersama motornya," katanya.

Hari menjelaskan, kecelakaan itu terjadi karena bagian pijakan (footstep) kanan sepeda motor tersangkut pada cor pelindung di tembok gudang katul yang berada di sisi jalan.

Dari arah utara, pengendara sebelumnya masih bisa melintas dengan turun dari sepeda motornya. Namun, setelah insiden tersebut, warga tidak lagi berani melewati jalur itu.

Jalan tersebut terus tergerus arus sungai setiap kali terjadi banjir besar. Beberapa tahun lalu, kerusakan sempat ditangani dengan pemasangan paku bumi untuk memperkuat badan jalan.

Baca Juga: Cair Usai Pengesahan PAPBD, Pemkab Jember Siapkan Insentif Bagi 20 Ribu Guru Ngaji dan Ketua Kelompok Pengajian

Namun, upaya tersebut tidak mampu bertahan lama karena banjir berikutnya kembali menggerus bagian tebing hingga jalan akhirnya putus total.

Akibat putusnya jalan itu, akses menuju gudang katul yang berada tepat di lokasi ambrol juga terputus. Gudang yang belum lama digunakan itu kini praktis tidak lagi beroperasi karena kendaraan tidak dapat masuk.

"Jalan yang ambrol tepat berada di pintu masuk gudang katul. Sekarang gudangnya sudah jarang didatangi karena sepeda motor saja tidak bisa masuk," ujarnya. (jum/dwi)

Editor : Imron Hidayatullahh
jalan penghubung wuluhan Jember puger jalan putus