Radar Jember – Memasuki musim kemarau, kabut mulai sering muncul pada pagi hari di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Jember.
Bahkan, di beberapa titik kabut tampak cukup tebal hingga menutupi badan jalan dan mengurangi jarak pandang pengendara.
Kondisi tersebut membuat pengguna jalan, baik pengendara sepeda motor maupun mobil, harus lebih berhati-hati.
Sebab, kendaraan dari arah berlawanan kerap baru terlihat saat jaraknya sudah sangat dekat. Seperti yang terjadi di ruas jalan penghubung Desa Jenggawah menuju Desa Klompangan, Kecamatan Ajung.
Dalam beberapa hari terakhir, kawasan tersebut diselimuti kabut tebal pada pagi hari sehingga menyulitkan pengendara untuk melihat kondisi lalu lintas di depan.
"Beberapa hari terakhir kabut di jalan jurusan Jenggawah-Klompangan cukup tebal. Kendaraan dari arah berlawanan sering tidak terlihat dengan jelas karena jarak pandang menjadi pendek," ujar Hariyono, warga Jenggawah yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Jember Ipda Tommy Nur Alamsyah mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat berkendara di tengah kondisi berkabut.
Pengendara diminta mengurangi kecepatan, menyalakan lampu utama, menjaga jarak aman dengan kendaraan lain, serta menghindari manuver mendadak yang dapat memicu kecelakaan.
"Apabila kabut sangat tebal hingga jarak pandang terbatas, sebaiknya pengendara menurunkan kecepatan dan bila perlu berhenti di tempat yang aman. Keselamatan harus menjadi prioritas," ujarnya. (jum/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh