Radar Jember – Pernah menonton film The Lion King? Salah satu tokoh yang paling diingat penonton adalah Timon, seekor meerkat bertubuh mungil yang lincah dan menggemaskan.
Bersama Pumbaa, ia mempopulerkan lagu The Lion Sleeps Tonight dengan penggalan lirik "A-wimoweh... a-wimoweh..." yang begitu melekat di telinga penikmat film.
Suasana itu seolah hadir di lintasan Jember Fashion Carnaval (JFC) ke-24, kemarin (24/7). Bukan tokoh animasi, melainkan seekor meerkat sungguhan yang tampil bersama rombongan Jember Mini Zoo dalam parade Pets Carnival.
Mamalia kecil pemakan serangga asal Afrika itu berjalan tenang di tengah keramaian, sesekali berdiri tegak dengan dua kaki belakangnya dan menoleh ke arah penonton. Tingkahnya yang menggemaskan membuat banyak pasang mata tertuju kepadanya.
Kehadiran meerkat menjadi salah satu daya tarik pada hari pertama JFC yang resmi dibuka di kawasan Alun-Alun Jember.
Selain World Kids Carnival (WKC) yang menampilkan kreativitas para peserta cilik, Pets Carnival menghadirkan beragam satwa yang turut memeriahkan parade.
Presiden JFC Budi Setiawan mengatakan, JFC bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang kreatif yang membentuk karakter generasi muda.
"JFC bukan hanya acara tiga hari. Puncaknya memang hari Minggu, tetapi JFC adalah sebuah movement untuk mentransformasi sumber daya manusia, Kota Jember, hingga bangsa Indonesia," ujarnya.
Dalam Pets Carnival, Jember Mini Zoo membawa beragam satwa, mulai dari kuda, domba, anjing, kucing, meerkat, burung makau, elang, burung hantu, iguana, hingga ular anakonda.
Seluruh satwa dipastikan telah beradaptasi dengan suasana ramai sehingga tetap nyaman selama mengikuti parade.
Pendamping Jember Mini Zoo, Salsa, mengatakan persiapan dilakukan lebih dari satu bulan sebelum pelaksanaan. Tidak hanya satwanya yang dilatih, para talent pendamping juga dibiasakan berinteraksi dengan satwa agar terjalin kedekatan selama tampil di lintasan.
"Yang latihan bukan hanya hewannya, tetapi talent-nya juga. Mereka harus saling mengenal supaya saat tampil tetap tenang," katanya.
Selama masa persiapan, satwa dikenalkan dengan keramaian, suara musik berintensitas tinggi, hingga suasana yang menyerupai arena parade.
Setiap jenis satwa mendapat metode latihan yang berbeda sesuai karakter masing-masing, dengan tetap mengutamakan kenyamanan dan kesejahteraan hewan.
Persiapan itu membuahkan hasil. Sepanjang parade, satwa-satwa tampil tenang mengikuti arahan pemandunya.
Namun, sosok meerkat dengan tubuh mungil dan tingkahnya yang lucu menjadi salah satu bintang yang paling banyak mengundang senyum dan kamera penonton di sepanjang lintasan JFC. (kin/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh