Catat Jadwalnya! Penutupan Jalan Sultan Agung Hingga Gajah Mada Dimulai Lebih Awal Saat Grand Carnaval JFC 2026

Sidkin • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 07:00 WIB
SIAP TAMPIL: Para defile JFC mulai menyiapkan perlengkapannya di Jalan Sudarman, kemarin (23/7). Pada moment JFC, Jalan Sultan Agung dan Gajah Mada akan ada mekanisme buka tutup. (YULIO FA/RADAR JEMBER)
SIAP TAMPIL: Para defile JFC mulai menyiapkan perlengkapannya di Jalan Sudarman, kemarin (23/7). Pada moment JFC, Jalan Sultan Agung dan Gajah Mada akan ada mekanisme buka tutup. (YULIO FA/RADAR JEMBER)

Radar Jember – Masyarakat yang akan melintas di pusat Kota Jember pada 24-26 Juli 2026 diminta bersiap menyesuaikan rute perjalanan.

Selama rangkaian Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Jember bersama Satlantas Polres Jember akan menerapkan rekayasa lalu lintas.

Kepala Dishub Jember, Gatot Triyono mengatakan, rekayasa lalu lintas diberlakukan agar arus kendaraan tetap berjalan meski sebagian ruas jalan digunakan sebagai lintasan parade JFC.

Baca Juga: Kejutkan Peserta di Aula Dispendik, Askab PSSI Jember Sisipkan Tim Sekolah Rakyat di Format Baru Kategori SD

"Rekayasa lalu lintas ini kami siapkan bersama Satlantas Polres Jember agar pelaksanaan JFC berjalan aman, tertib, dan masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan nyaman," ujarnya.

Penutupan jalan dilakukan secara bertahap mulai pukul 11.00 hingga kegiatan selesai.

Rekayasa tersebut diterapkan pada mulai hari ini (24/7) saat pelaksanaan WKC x Pets Carnival dan 25 Juli untuk agenda World Art Carnival Indonesia (WACI).

Sementara pada puncak Grand Carnaval yang berlangsung Minggu (26/7), penutupan jalur dilakukan lebih awal, yakni mulai pukul 09.00.

Rute utama yang terdampak berada di sepanjang Jalan Sultan Agung hingga Jalan Gajah Mada, yang menjadi lintasan utama parade peserta JFC.

Baca Juga: 3 Rekomendasi Wisata Alam Jember yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan

Gatot mengimbau masyarakat memanfaatkan peta rekayasa lalu lintas yang telah dipublikasikan Dishub sebelum berangkat.

Selain memilih jalur alternatif, pengguna jalan juga diminta berangkat lebih awal agar terhindar dari kepadatan kendaraan.

"Kami berharap masyarakat mematuhi arahan petugas di lapangan dan menyesuaikan rute perjalanan. Dengan begitu, aktivitas masyarakat tetap berjalan dan pelaksanaan JFC juga berlangsung lancar," katanya.

Selain menerapkan rekayasa lalu lintas, Dishub bersama Satlantas juga menyiagakan personel di sejumlah titik persimpangan untuk mengatur arus lalu lintas.

Ini sekaligus membantu pengendara yang membutuhkan informasi jalur alternatif selama pelaksanaan JFC 2026. 

Editor : Imron Hidayatullahh
jfc 2026 Jember jember fashion carnaval JFC