Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bukan Ajang Uji Nyali! Dokter Spesialis Anak di Jember Ini Ingatkan Risiko Ekstrem Menu Latihan Kelenturan MPLS SD

M Adhi Surya • Rabu, 15 Juli 2026 | 08:06 WIB
“Latihan kelenturan harus dilakukan bertahap sesuai kemampuan anak.” dr M. ALI SHODIKIN, Dokter Spesialis Anak.
“Latihan kelenturan harus dilakukan bertahap sesuai kemampuan anak.” dr M. ALI SHODIKIN, Dokter Spesialis Anak.

Radar Jember – Pelaksanaan cek kelenturan fisik dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sejumlah sekolah dasar mendapat respons positif dari kalangan medis. Namun, bila itu dijadikan menu latihan, maka harus dilakukan bertahap.

Dokter Spesialis Anak RS Bina Sehat Jember, dr M. Ali Shodikin SpA MKes, mengatakan olahraga pada dasarnya sangat baik bagi kesehatan anak. Selain menjaga kebugaran, aktivitas fisik juga berperan penting dalam mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan sejak usia sekolah.

"Olahraga secara umum baik untuk kesehatan anak maupun orang dewasa. Pada anak, olahraga membantu meningkatkan pertumbuhan tulang, otot, dan otak serta meningkatkan keterampilan motorik, gerak kinetik, dan kemampuan koordinasi anggota badan," ujarnya.

Baca Juga: Hanya Diikuti Dua Bocah! Intip Suasana MPLS Paling Sunyi di Pelosok Jember yang Bikin Haru Para Guru

Menurut Ali, latihan kelenturan sebaiknya dipandang sebagai bagian dari pembiasaan anak untuk aktif bergerak, bukan sebagai ajang menguji kemampuan fisik. Sebab, setiap anak memiliki tingkat kelenturan, kekuatan otot, dan perkembangan fisik yang berbeda-beda.

Karena itu, latihan harus disesuaikan dengan kemampuan masing-masing anak. Gerakan yang dilakukan secara bertahap justru akan membantu tubuh menjadi lebih lentur tanpa meningkatkan risiko cedera.

Namun yang jelas, untuk mencapai anak itu sangat lentur, maka ada proses panjang dan setiap anak punya tingkat kelenturan berbeda-beda.

"Latihan kelenturan harus dilakukan bertahap sesuai kemampuan anak dan tidak boleh terlalu dipaksakan," ucap dokter yang juga dosen di Fakultas Kedokteran Unej.

mplsBaca Juga: Menengok Hari Pertama Sekolah di Bondowoso: Tetap Gelar MPLS Meski Hanya Enam Siswa Baru?

Ia menjelaskan, aktivitas fisik secara rutin juga membantu mengoptimalkan hormon pertumbuhan yang sangat dibutuhkan anak selama masa tumbuh kembang. Selain itu, olahraga mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga anak tidak mudah terserang penyakit.

"Olahraga dapat membantu mengoptimalkan hormon pertumbuhan yang sangat penting bagi anak yang sedang bertumbuh dan berkembang. Olahraga juga akan mengoptimalkan sistem imun atau daya tahan tubuh anak agar sehat dan tidak mudah sakit," katanya.

Ali menyarankan agar kebiasaan aktif bergerak terus ditanamkan sejak dini, baik di sekolah maupun di rumah dengan pendampingan orang tua. Jenis aktivitas fisik yang dilakukan pun tidak harus sama, selama sesuai usia dan kemampuan anak.

Menurutnya, berbagai aktivitas seperti berjalan kaki, berlari, berenang, senam, bergelantungan, berguling, hingga bersepeda sama-sama memberikan manfaat bagi perkembangan anak.

Begitu pula olahraga permainan seperti sepak bola, bola voli, maupun bulu tangkis yang dapat melatih koordinasi, keseimbangan, serta kemampuan bersosialisasi. (dhi/dwi)

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
hari pertama sekolah dokter spesialis MPLS RSBS