Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sisa Banjir Kiriman Masih Sumbat Muara Bedadung, Nelayan Puger Kesulitan Parkir Jukung

Jumai RJ • Selasa, 14 Juli 2026 | 08:15 WIB
TERGANGGU: Tumpukan bambu di muara Sungai Bedadung, kawasan Plawangan Puger, mengganggu aktivitas nelayan saat memarkir maupun mengeluarkan jukung. (JUMAI/RADAR JEMBER)
TERGANGGU: Tumpukan bambu di muara Sungai Bedadung, kawasan Plawangan Puger, mengganggu aktivitas nelayan saat memarkir maupun mengeluarkan jukung. (JUMAI/RADAR JEMBER)

Radar Jember – Material bambu dan kayu yang terbawa arus banjir hingga ke Pantai Puger mulai mengganggu aktivitas nelayan.

Selain menumpuk di bibir pantai, rumpun-rumpun bambu yang tersangkut dan menancap di muara Sungai Bedadung, kawasan Plawangan Puger, membuat jukung dan perahu sulit bersandar.

Sampah kayu berukuran besar serta rumpun bambu terbawa arus dari hulu Sungai Bedadung.

Baca Juga: Haru dan Antusias, Orang Tua di Jember yang Rela Libur Kerja demi Temani Hari Pertama Anak Sekolah

Sebagian material hanyut hingga ke pantai, sementara lainnya tersangkut di muara sungai.

Kondisi yang paling mengganggu berada di sekitar Plawangan Puger. 

Rumpun bambu yang menancap di dasar muara menghambat pergerakan jukung saat keluar masuk maupun ketika bersandar menunggu kondisi ombak lebih tenang.

Biasanya, saat ombak sedang tinggi, nelayan memilih memarkir jukung di kawasan muara Sungai Bedadung sambil menunggu gelombang mereda sebelum melaut.

Baca Juga: Debitur Tak Layak Tetap Lolos, Kejati Jatim Bongkar Kedok Kredit Fiktif Miliaran Rupiah di Bank Plat Merah Jember

Namun kini lokasi tersebut tidak lagi dapat dimanfaatkan karena dipenuhi rumpun bambu.

"Biasanya di sekitar warung Pak Matori banyak jukung yang parkir. Sekarang sudah hampir tidak ada karena banyak barongan bambu yang menancap di muara," ujar Samsul Huda, seorang pemancing asal Kecamatan Ambulu.

Menurutnya, selain menghambat aktivitas nelayan, tumpukan bambu juga membuat kawasan muara terlihat kumuh.

Ia menduga seluruh material tersebut berasal dari hulu Sungai Bedadung dan terbawa arus banjir hingga bermuara di Pantai Puger. (jum/dwi)

Editor : Imron Hidayatullahh
Sungai Bedadung Jember Sisa Banjir Berita Jember plawangan puger