Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jebakan Maut Malam Hari! Gorong-Gorong di Panti Jember Ambrol, Nyawa Pengendara Luar Daerah Kini Jadi Taruha

Jumai RJ • Selasa, 7 Juli 2026 | 10:56 WIB
BAHAYA: Kondisi jalan penghubung Desa Kemungkin Lor dengan Desa Pakis, Kecamatan Panti terdapat yang ambrol dan hanya diberi tanda plastik. (JUMAI/RADAR JEMBER)
BAHAYA: Kondisi jalan penghubung Desa Kemungkin Lor dengan Desa Pakis, Kecamatan Panti terdapat yang ambrol dan hanya diberi tanda plastik. (JUMAI/RADAR JEMBER)

Radar Jember – Para pengguna jalan yang melintasi ruas Jalan Raya Desa Kemuning Lor, Kecamatan Panti, kini harus ekstra waspada.

Sebuah gorong-gorong yang terletak tepat di sebelah utara SMPN 2 Panti dilaporkan ambrol. Kondisi ini bukan hanya sekadar rusak, melainkan mengancam akses vital penghubung antara Desa Kemuning Lor dan Desa Pakis.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa bibir gorong-gorong telah ambrol selebar satu meter ke arah badan jalan.

Dampaknya, keretakan aspal mulai menjalar hingga ke tengah jalan. Ironisnya, hingga saat ini, belum ada penanganan permanen. Sebagai pengingat bagi pengguna jalan, hanya ada rambu kecil yang dipasang dengan kantong plastik seadanya.

Baca Juga: Bukan Kurangi Porsi Makan! Dokter RSU Unmuh Jember Bongkar Cara Diet Ibu Hamil yang Benar Tanpa Bikin Janin Kelaparan

Samsul, warga setempat, mengungkapkan kekhawatirannya. Menurutnya, lokasi tersebut merupakan titik krusial bagi mobilitas warga setiap harinya.

"Jalan ini sangat padat. Bukan hanya motor, tapi juga mobil dan truk yang melintas setiap saat. Kalau tidak segera ditangani, dikhawatirkan jalan ini bisa putus total," ujar Samsul saat ditemui di sekitar lokasi.

Kondisi makin mencekam saat dua kendaraan roda empat harus bersimpangan. Salah satu kendaraan terpaksa harus menepi ke bahu jalan yang sudah rapuh tersebut.

Lokasinya yang berdekatan dengan SMPN 2 Panti menambah kekhawatiran warga, mengingat frekuensi anak sekolah yang melintas di sana cukup tinggi.

Baca Juga: Ikan Lagi Sepi, Nelayan Puger Jember Nekat Sulap Jukung Jadi Perahu Wisata, Omzetnya Malah Bikin Kaget

Meski kerusakan ini sudah berlangsung cukup lama, penanganan yang diberikan dinilai masih minim. Warga mendesak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Jember untuk segera turun tangan.

"Paling tidak, dinas terkait memasang pagar bambu atau rambu peringatan yang lebih jelas dan kokoh. Jangan tunggu ada korban jatuh baru diperbaiki," desaknya.

Samsul menambahkan, warga lokal mungkin sudah hafal dengan lubang maut tersebut. Namun, bagi pengendara dari luar daerah yang belum pernah melintas, titik gorong-gorong ambrol ini menjadi jebakan yang membahayakan, terutama saat malam hari.

"Kalau yang sudah hafal, mungkin bisa menghindar. Tapi bagi yang baru lewat, ini sangat berbahaya," pungkasnya. (jum/dwi)

WASPADA GORONG-GORONG AMBROL

Lokasi: Utara SMPN 2 Panti, Desa Kemuning Lor, Panti.

-          Gorong-gorong ambrol selebar 1 meter.

-          Retakan aspal melebar ke badan jalan utama.

-          Jalan penghubung vital Desa Kemuning Lor – Desa Pakis.

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #bina marga #Panti #jalan amblas