Radar Jember - Pengguna jalan yang hendak melintasi kawasan kampus Universitas Jember (Unej) pagi ini tampaknya harus bersiap menghadapi kepadatan arus lalu lintas.
Pasalnya, ruas Jalan Kalimantan hingga Jalan Jawa akan dipadati oleh ribuan peserta Jalan Gembira Nasional (JGN) III yang digelar Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE).
Meski jalanan diprediksi padat, pihak Unej memastikan kendaraan peserta tidak akan meluber ke pinggir jalan umum. Seluruh kantong parkir telah dialihkan ke dalam area kampus.
Wakil Rektor IV Unej Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fendi Setyawan memohon pengertian serta keikhlasan masyarakat pengguna jalan atas situasi pagi ini.
“Pesertanya sangat banyak, mencapai tujuh ribu orang. Karena itu, kami memohon maaf kepada masyarakat jika perjalanan di Jalan Kalimantan dan Jalan Jawa sedikit terhambat,” jelasnya.
Untuk meminimalisasi kemacetan, pihak kampus melarang keras peserta memarkir kendaraan di bahu jalan. “Kantong parkir utama kami sediakan di Gedung Soetarjo.
Bila penuh, dialihkan ke area stadion. Peserta juga bisa masuk lewat pintu Jalan Kalimantan 1 atau parkir di halaman setiap fakultas,” tambahnya.
Di sisi lain, Ketua Panitia KAUJE FEST, Abdul Kholik, mengungkapkan bahwa panitia sebenarnya ingin memusatkan seluruh kegiatan di dalam internal kampus.
Namun, ruang di dalam kampus dinilai tidak akan menampung pergerakan massa sebanyak itu.
“Kalau dipaksakan di dalam kampus, barisan depan (kepala) dan barisan paling belakang (ekor) bisa langsung bertemu karena pesertanya mencapai 7 ribu orang. Makanya kami menggunakan jalan umum,” kata Abdul Kholik.
JGN kali ini menjadi momentum mudik para alumni ke Jember. Sebelumnya, JGN pertama sukses digelar di Senayan, Jakarta, dan JGN kedua bertempat di Stadion Gajayana, Malang.
“Begitu JGN diadakan langsung di Jember, animo peserta ternyata sangat luar biasa sekali,” kuncinya. (kin/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh