SUMBEREJO, radarjember – Ombak besar terjadi pada Senin (29/6/2026) sejak pukul 07.00 Wib. Ketinggian ombak hingga mencapai 2,6 meter, sehingga nelayan memeilih libur tidak melaut.
Puluhan nelayan asal Payangan, Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Jember memilih mengamankan jukungnya.
Apalagi sekarang untuk melihat besarnya ombek sudah bisa terlihat melalui handphone.
Sehingga mereka sudah bisa tahu, apakah akan terjadi ombak besar atau tidak.
Sejak pagi, puluhan nelayan sudah mulai ada di muara sungai.
Mereka mengamankan jukungnya yang terparkir di sekitar muara sungai dan sekitar dermaga baru.
Jukung yang berada ditengah langsung ditarik ketepi atau diamankan ketempat yang aman.
Sedangkan jukung yang berdempetan dengan jukung nelayn lainnya lansgung dicincang menggunakan tampar dan jangkar.
Sehingga antara jukung milik nelayan lainnya tidak saling bersenggolan yang bisa mengakibatkan kerusakan. Seperti Jukung Viber jenis Speed milik Muksin, warga setempat terpaksa ditempat tampar dan diikat ke patok kayu.
“Agar ketika ada gelombang dari plawangan tidak terjadi senggolan dengan jukung lainnya,” kata Muksin.
Karena kalau jukung tidak diikat dan diamankan ke lebih aman bisa saling berbenturan dengan jukung nelayan lainnya. "Karena ketinggian ombak pada Senin (29/6/2026) ada 2,6 meteran," pungkasnya.(jum).
Editor : M. Ainul Budi