Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sentil Pemasangan Kabel Semrawut, Bupati Gus Fawait Jadikan Kawasan Segitiga Emas Jember Proyek Percontohan Raperda JUT!

Maulana RJ • Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:00 WIB
GANGGU ESTETIKA: Salah satu pemandangan kabel PLN, kabel jaringan telekomunikasi Wi-Fi, yang sesak jadi pemandangan di sekitar ruas Jalan A. Yani Jember kota. Di lokasi yang tidak jauh berbeda, penampakan yang sama terlihat lebih semrawut dan berjubel. (MAULANA/RADAR JEMBER)
GANGGU ESTETIKA: Salah satu pemandangan kabel PLN, kabel jaringan telekomunikasi Wi-Fi, yang sesak jadi pemandangan di sekitar ruas Jalan A. Yani Jember kota. Di lokasi yang tidak jauh berbeda, penampakan yang sama terlihat lebih semrawut dan berjubel. (MAULANA/RADAR JEMBER)

Radar Jember - Wajah tata ruang Jember dinilai kian semrawut akibat pemasangan jaringan utilitas yang serampangan.

Pertumbuhan kabel telekomunikasi, listrik, hingga pipa air yang berjalan tanpa kendali, dituding menjadi biang kerok rusaknya estetika kota berpenduduk 2,6 juta jiwa lebih ini.

Bupati Jember Muhammad Fawait mendesak percepatan pembahasan Raperda tentang Penyelenggaraan Jaringan Utilitas Terpadu (JUT). Nota pengantar Raperda JUT bahkan telah disodorkan ke DPRD, belum lama ini. ​

Baca Juga: BIKIN PUSING! Gara-gara Listrik Sering Padam di Beberapa Wilayah Jember, Layanan SPKT di Polsek Bikin Terganggu

"Pemasangan jaringan utilitas yang tidak rapi menimbulkan masalah estetika kota dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat," kata Gus Fawait, dalam keterangannya.

Raperda JUT ini mengatur soal penataan ruang, baik di atas maupun di bawah permukaan tanah.

Termasuk mengatur aspek operasional perencanaan, pembangunan, pengawasan, hingga penerapan sanksi administratif bagi vendor atau pelanggar.

Gus Fawait menegaskan, kawasan Segitiga Emas Kota Jember (Jl. A. Yani, Jl. Trunojoyo, dan Jl. Sultan Agung), akan menjadi percontohan atau pilot project awal.  

Baca Juga: Bukan Instan tapi Pasti! Pertanian Jadi Prioritas, Pemkab Jember Siap Tambah Pasukan PPL untuk Amankan Poktan!

Saat pandangan umum Fraksi-Fraksi, Senin (22/6), seluruh fraksi di DPRD Jember memberi catatan kritis.

Dari soal optimalisasi ruang bawah tanah, pengawasan, konsistensi penegakan aturan, hingga soal sanksi.

"Semua masukan ini memperkuat keyakinan kita bahwa Perda JUT bukan sekadar regulasi, tetapi komitmen bersama untuk membangun kota yang lebih maju dan aman," imbuh mantan anggota DPRD Jatim dua periode itu. (mau/nur)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #kabel semrawut #Gus Fawait #tata ruang