Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sasar Gen Z se-Jatim, UIN KHAS Jember Sukses Jaring Agen Toleransi Lewat Kompetisi Film Pendek dan Karya Ilmiah!

M Adhi Surya • Jumat, 26 Juni 2026 | 06:00 WIB
KEREN: UIN KHAS Jember beri apresiasi kepada gen z yang berkontribusi tuangkan kreativitas sebagai agen Moderasi Beragama, Rabu (24/6). (UIN KHAS JEMBER)
KEREN: UIN KHAS Jember beri apresiasi kepada gen z yang berkontribusi tuangkan kreativitas sebagai agen Moderasi Beragama, Rabu (24/6). (UIN KHAS JEMBER)

Radar Jember – Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember terus memperluas upaya penguatan moderasi beragama melalui kalangan muda.

Salah satunya dengan menggelar kompetisi film pendek dan karya tulis ilmiah bertema moderasi beragama yang diikuti pelajar SMA dan sederajat se-Jawa Timur.

Ajang yang diinisiasi Pusat Moderasi Beragama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN KHAS Jember itu menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyuarakan nilai toleransi melalui karya kreatif.

Baca Juga: Update Laka Lantas Jember: Mobil SPPG MBG Hilang Kendali Lalu Tabrak Dapur, Begini Kronologi Mencekamnya!

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya karya yang masuk dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan UIN KHAS Jember Prof. Khusna Amal mengatakan, kompetisi tersebut bukan sekadar perlombaan.

Lebih dari itu, sebagai bagian dari strategi kampus dalam menanamkan nilai moderasi beragama kepada generasi muda sejak dini.

“Kami ingin memberikan kesempatan bagi Generasi Z yang penuh dengan kreativitas, inovasi, dan idealisme tinggi untuk menuangkan ide-ide luar biasa mereka,” ujarnya.

Menurut Prof Amal, pendekatan melalui karya kreatif dinilai lebih efektif untuk menjangkau anak muda.

Baca Juga: TERBAIK! Dekranasda Jember Berhasil Bawa Pulang Trofi Juara II Desain Stand Terbaik di Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026

Di tengah derasnya arus informasi digital, pesan-pesan toleransi dan kebersamaan perlu disampaikan dengan cara yang dekat dengan keseharian mereka.

Ia menambahkan, hal ini juga selaras dengan program prioritas Kementerian Agama dalam memperkuat moderasi beragama.

“Moderasi beragama tidak cukup hanya dipahami sebagai konsep. Nilai itu harus dihidupkan dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap para peserta bisa menjadi duta-duta moderasi di sekolah maupun masyarakat,” tegasnya.

Pada kategori film pendek, karya berjudul Soto garapan Muhammad Fajar Rizki dan Emeylia Widhiana Putri berhasil meraih juara pertama dengan skor 227,8.

Melalui cerita yang mengangkat kehidupan masyarakat dengan latar keberagaman, film tersebut dinilai mampu menyampaikan pesan moderasi beragama secara sederhana namun mudah diterima kalangan muda. (dhi/dwi)

 

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #film pendek #UIN KHAS Jember #Gen Z