Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

SMPN Kota Diserbu Ratusan Wali Murid, SMPN Pinggiran Jember Malah Sepi Akibat Lulusan SD Pilih Masuk Pondok!

Jumai RJ • Selasa, 23 Juni 2026 | 07:00 WIB
DISERBU PENDAFTAR: Orang tua calon siswa memadati aula SMPN 7 Jember pada hari pertama pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur zonasi, kemarin (22/6). (JUMAI/RADAR JEMBER)
DISERBU PENDAFTAR: Orang tua calon siswa memadati aula SMPN 7 Jember pada hari pertama pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur zonasi, kemarin (22/6). (JUMAI/RADAR JEMBER)

Radar Jember – Hari pertama pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur zonasi tingkat SMP negeri di Kabupaten Jember disambut antusias masyarakat.

Sejumlah sekolah dipadati orang tua yang mengantar dan membantu proses pendaftaran putra-putrinya.

Di SMP Negeri 7 Jember, Kecamatan Patrang, jumlah pendaftar pada hari pertama mencapai 199 calon siswa. Sementara formulir yang telah diambil tercatat sebanyak 200 lembar.

Kepala SMPN 7 Jember David mengatakan jumlah pendaftar masih berpotensi bertambah karena masa pendaftaran jalur zonasi masih berlangsung hingga beberapa hari ke depan.

Baca Juga: GEGER LAGI! Alihkan Objek Jaminan Fidusia, Debitur di Jember Divonis 1 Tahun 6 Bulan Penjara

“Yang sudah mendaftar resmi sebanyak 199 calon siswa, sedangkan formulir yang diambil ada 200. Karena pendaftaran masih berlangsung, jumlahnya kemungkinan masih bertambah,” ujarnya.

Untuk mempercepat proses verifikasi data dan penentuan jarak domisili calon siswa, sekolah menyiapkan lima layar monitor yang digunakan untuk memetakan lokasi rumah pendaftar.

Selain itu, tiga meja layanan disediakan untuk memeriksa kelengkapan berkas sebelum dilakukan verifikasi jarak tempat tinggal dengan sekolah.

Sementara itu, jumlah pendaftar di sekolah yang berada di wilayah pinggiran masih relatif lebih sedikit.

Baca Juga: Ada Dapur Fiktif di Program MBG Jember? Satgas Ambil Tindakan Tegas Lakukan Audit Total Mulai Pekan Ini!

Di SMP Negeri 3 Ledokombo, hingga hari pertama pendaftaran tercatat 30 calon siswa. Rinciannya, 10 siswa melalui jalur afirmasi dan 20 siswa melalui jalur zonasi.

Kepala SMPN 3 Ledokombo Maisaro mengatakan kondisi tersebut dipengaruhi banyaknya lulusan sekolah dasar yang memilih melanjutkan pendidikan di pondok pesantren maupun sekolah swasta di sekitar wilayah tersebut.

“Kalau sekolah di wilayah pinggiran memang berbeda dengan sekolah di perkotaan. Banyak lulusan SD yang memilih mondok atau masuk sekolah swasta,” katanya.

Meski demikian, menurut mantan Kepala SMPN 14 Jember itu, tidak sedikit siswa yang kemudian kembali mendaftar ke sekolah negeri setelah beberapa waktu menjalani pendidikan di pesantren.

Di SMP Negeri 8 Jember, jumlah pendaftar pada hari pertama mencapai 79 calon siswa. Seluruh calon siswa yang mengambil formulir langsung menyelesaikan proses pendaftaran.

Kepala SMPN 8 Jember Dwi Kristatiningsih mengatakan jumlah tersebut masih berpeluang bertambah karena pendaftaran jalur zonasi masih dibuka hingga Rabu (24/6).

Baca Juga: Persid Jember Perpanjang Kutukan 18 Tahun, Eks Asisten Manajer Angkat Bicara!

"Dari 79 formulir yang diambil, semuanya sudah resmi mendaftar. Karena pendaftaran masih berlangsung dua hari lagi, jumlahnya masih bisa bertambah,” ujarnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember di SMPN 7 Jember, proses pendaftaran dipusatkan di aula sekolah. Sejumlah orang tua tampak memenuhi area aula untuk mendampingi putra-putrinya saat melakukan pendaftaran.

Sri Mulyani, warga Jalan Manggar, mengaku sengaja memilih SMPN 7 Jember untuk anak keduanya karena sang kakak juga bersekolah di tempat yang sama.

“Anak saya yang nomor dua juga ingin sekolah di SMPN 7 karena kakaknya sudah lebih dulu sekolah di SMPN 7,” katanya. (jum/dwi)

Editor : Imron Hidayatullahh
#sekolah pinggiran #SPMB 2026 #jember' #jalur zonasi #penerimaan siswa