SUMBEREJO, Radar Jember – Barongan bambu yang terbawa saat banjir menancap di pasir di sekitar bukit Seruni, Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu. Keberadaan bambu yang sudah kering itu menancap di pasir yang cukup dalam dan ini rawan bagi pengunjung.
Untuk itu, setiap pengunjung harus hati-hati saat memancing atau berwisata di pantai Payangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu.
Ketika air laut mulai pasang, barongan yang tertancap di pasir itu tidak terlihat. Nah, pengunjung yang berjalan atau berlari, bisa saja tergores barongan bambu itu.
Keberadaan barongan bambu yang menancap itu sudah lama, tetapi warga sekitar tidak memotong dan membiarkan menancap di pasir. “Rawan sekali pada pengunjung, apalagi kalau berlari saat air laut pasang. Bambunya tajam dan dan rawan,” kata Slamet Riyadi, 45, yang hampir setiap minggu ke Pantai.
Baca Juga: Info Laka Jember: Kecelakaan Beruntun Tiga Orang Luka-Luka, Terjadi Akibat Sopir Innova Ngantuk
Kenapa dua bambu yang menancap di pasir itu tidak dipotong, ini kan membahayakan bagi pengunjung pantai. “Seharusnya dipotong bagian bawahnya sebelum ada pengunjung yang jadi korban,” pungkasnya. (jum/nur)
Editor : M. Ainul Budi