Radar Jember – Keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak dinilai tidak bisa lagi dipandang sebatas pencari nafkah.
Sejak masa kehamilan hingga setelah persalinan, kehadiran suami menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan ibu sekaligus membentuk keluarga yang berkualitas.
Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Jember, Bd. Siti Romlah mengatakan, peran ayah tidak hanya dibutuhkan ketika anak sudah lahir.
Dukungan terhadap istri sejak masa kehamilan justru menjadi bagian penting untuk mencegah berbagai risiko yang dapat mengancam keselamatan ibu dan bayi.
Menurut dia, perhatian suami terhadap kondisi fisik maupun psikologis ibu hamil turut menentukan kualitas kesehatan keluarga.
Mulai mengantar pemeriksaan kehamilan, memastikan kebutuhan gizi terpenuhi, hingga membantu mengurangi beban pekerjaan rumah tangga.
"Peran ayah atau suami harus diperkuat sejak awal, bukan hanya setelah anak lahir," ujarnya.
Setelah proses persalinan, keterlibatan suami juga dibutuhkan dalam mendampingi ibu selama masa nifas.
Dukungan tersebut penting agar ibu dapat pulih dengan baik dan terhindar dari gangguan kesehatan maupun tekanan psikologis pasca melahirkan.
Siti Romlah menjelaskan, pengasuhan anak merupakan tanggung jawab bersama antara ayah dan ibu.
Karena itu, suami diharapkan aktif mendampingi tumbuh kembang anak, mulai dari pemberian ASI eksklusif, pemantauan kesehatan, hingga membangun kedekatan emosional dengan buah hati.
Menurutnya, masih ada anggapan di masyarakat bahwa pengasuhan anak sepenuhnya menjadi urusan ibu. Padahal, keterlibatan ayah memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan anak serta keharmonisan dalam keluarga.
"Anak membutuhkan figur ayah dan ibu secara bersama-sama dalam proses tumbuh kembangnya," katanya.
Selain itu, dukungan suami juga menjadi salah satu faktor yang dapat membantu menekan angka kematian ibu dan bayi.
Baca Juga: Tuntaskan Tawaf Wada, Ribuan Jemaah Haji Asal Jember Mulai Tinggalkan Makkah Menuju Kota Madinah!
Sebab, keputusan untuk segera memeriksakan kehamilan maupun melakukan rujukan saat terjadi kondisi darurat sering kali melibatkan peran kepala keluarga.
Karena itu, IBI Jember terus mendorong penguatan peran ayah dalam keluarga melalui edukasi kepada masyarakat.
Harapannya, kesadaran suami untuk mendampingi istri sejak masa kehamilan hingga pasca persalinan semakin meningkat sehingga dapat melahirkan generasi yang sehat dan keluarga yang berkualitas. (dhi/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh