Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jangan Sampai Kecolongan Lagi! DPRD Jember Desak PLN Lakukan Hal Krusial Ini Sebelum Matikan Aliran Listrik Warga

Sidkin • Jumat, 12 Juni 2026 | 06:30 WIB
“Kami meminta kepada PLN sebelum adanya pemadaman nantinya agar pihak PLN memberikan pemberitahuan kepada masyarakat. Biar masyarakat bisa antisipasi.”
AGUNG BUDIMAN, Anggota Komisi C DPRD Jember. (SIDKIN ALI/RADAR JEMBER)
“Kami meminta kepada PLN sebelum adanya pemadaman nantinya agar pihak PLN memberikan pemberitahuan kepada masyarakat. Biar masyarakat bisa antisipasi.” AGUNG BUDIMAN, Anggota Komisi C DPRD Jember. (SIDKIN ALI/RADAR JEMBER)

Radar Jember - Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Jember belakangan ini menuai beragam keluhan dari masyarakat.

Mulai dari aktivitas rumah tangga yang terganggu hingga pelaku usaha yang mengalami kerugian akibat listrik padam tanpa pemberitahuan.

Menanggapi kondisi tersebut, Komisi C DPRD Jember meminta PLN lebih aktif memberikan informasi kepada pelanggan sebelum pemadaman dilakukan.

Baca Juga: Borong Prestasi di De'Moses Jember, Siswa MI Unggulan Nuris Buktikan Nalar dan Tartil Sama Hebat

Anggota Komisi C DPRD Jember Agung Budiman mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari PLN, pemadaman yang terjadi saat ini merupakan bagian dari program penguatan sistem kelistrikan wilayah Jawa-Bali.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi gangguan yang lebih besar sekaligus meningkatkan keandalan pasokan listrik di masa mendatang.

Menurut Agung, pekerjaan tersebut merupakan program dari pusat sehingga tidak hanya terjadi di Jember. Pemadaman juga tidak dilakukan secara menyeluruh, melainkan bergilir di sejumlah wilayah yang terdampak pekerjaan perbaikan jaringan.

“Jadi pemadaman ini untuk minimalisir gangguan yang lebih parah seperti yang ada di Pulau Sumatera. Pemadaman listrik ini memang untuk penguatan sistem kelistrikan wilayah Jawa dan Bali. Pemadamannya dilakukan secara bergilir,” ujarnya.

Meski memahami alasan di balik pemadaman tersebut, Agung mengakui dampaknya cukup dirasakan masyarakat.

Baca Juga: Geger Gumukmas Jember! Laporan Penemuan Jasad di Rumah Kosong Justru Menyeret Anak Kandung Pelapor

Terutama bagi pelaku UMKM yang aktivitas usahanya sangat bergantung pada pasokan listrik. Kondisi itu dinilai bisa diminimalkan jika masyarakat memperoleh informasi lebih awal.

Karena itu, DPRD meminta PLN meningkatkan koordinasi agar jadwal pemadaman bisa segera disampaikan kepada pelanggan.

Dengan adanya pemberitahuan, masyarakat dapat mengantisipasi berbagai kebutuhan sehari-hari maupun aktivitas usaha.

“Kami meminta kepada PLN sebelum adanya pemadaman nantinya agar pihak PLN memberikan pemberitahuan kepada masyarakat. Biar masyarakat bisa antisipasi,” kata Politisi Golkar tersebut.

Ia memahami bahwa PLN di tingkat daerah juga menghadapi keterbatasan karena kebijakan perbaikan jaringan berasal dari pusat.

Namun demikian, komunikasi kepada pelanggan tetap harus menjadi perhatian utama agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Baca Juga: Satgas MBG Jember Buka Jalur Pengaduan, Warga Diminta Aktif Laporkan Kejanggalan via Wadul Guse

“Kami meminta pihak PLN ULP Jember untuk selanjutnya tetap berkoordinasi dengan pusat. Jadi kami yang ada di sini bisa melakukan antisipasi lebih awal,” tegasnya. (kin/dwi)

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #pemadaman aliran listrik #listrik padam #DPRD jember #PLN