Radar Jember - Pemerintah daerah resmi mengintegrasikan Bandara Notohadinegoro Jember ke dalam jaringan penerbangan global yang memudahkan untuk melakukan perjalanan ke luar negeri, termasuk ke Tanah Suci, Mekkah-Madinah.
Hal itu setelah dibukanya rute penerbangan Jember–Surabaya (PP) menggunakan Wings Air (Lion Group) sebanyak empat kali sepekan (Senin, Rabu, Jumat, Minggu).
Bupati Jember Muhammad Fawait menyebut rute ini bukan semata urusan bisnis ataupun wisata, tetapi mengemban kepentingan masyarakat Jember yang dikenal sebagai penyumbang jamaah umrah terbesar di Jawa Timur.
Baca Juga: Terima Kunjungan Konjen RRT, Gus Fawait Dorong PDP Kahyangan Tangkap Peluang Ekspor Kopi Jember
"Ini bukan hanya urusan konektivitas. Rute ini juga hadir untuk mempermudah masyarakat beribadah ke Tanah Suci," katanya, saat memberi keterangan seusai peresmian rute, di Bandara Notohadinegoro Jember, Senin (1/6).
Melalui skema baru ini, jamaah asal Jember kini bisa terbang direct ke Surabaya, lalu langsung berpindah ke pesawat berbadan lebar menuju Jeddah atau Madinah tanpa perlu keluar bandara atau berganti tiket.
Dalam kesempatan yang sama itu, Presiden Direktur Lion Group, Daniel Putut Adi Kuncoro, mengungkapkan bahwa integrasi ini dirancang menggunakan sistem single ticket.
Artinya, dari meja navigasi Bandara Jember, penumpang sudah terkoneksi ke 144 kota di Indonesia dan 200 destinasi dunia. Termasuk ke Mekkah.
Baca Juga: Singgung Infrastruktur Bandara Jember, Bos Lion Group Tantang Gus Fawait Bangun Runway 3.000 Meter
"Warga Jember yang akan umrah kini lebih mudah. Berangkat pagi dari Jember jam 11.00 WIB, besok siang jam 12.00 waktu setempat insyaallah sudah bisa langsung menunaikan shalat di Masjidil Haram," kata Daniel. (mau/nur)