Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Dulu Jadi Primadona Tempat Nongkrong, Rest Area Jubung Jember Kini Merana dan Ditinggal Lapak Pedagang

Jumai RJ • Jumat, 5 Juni 2026 | 04:00 WIB
TAK TERAWAT: Sebuah bangunan di Rest Area, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi dibiarkan rusak. (JUMAI/ RADAR JEMBER)
TAK TERAWAT: Sebuah bangunan di Rest Area, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi dibiarkan rusak. (JUMAI/ RADAR JEMBER)

Radar Jember – Kondisi Rest Area Jubung di Jalan Brawijaya, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, kini memprihatinkan. Sejumlah fasilitas yang dulu menjadi daya tarik pengunjung rusak dan tidak terawat, sehingga kawasan yang pernah menjadi salah satu destinasi favorit warga itu mulai kehilangan pesonanya.

Beberapa bangunan seperti gazebo, aula, musala, hingga area bermain anak terlihat mengalami kerusakan cukup parah. Bahkan sebagian gazebo hanya menyisakan tiang penyangga, sementara bangunan musala tampak rusak meski masih digunakan pengunjung untuk beribadah.

Saat pertama kali diresmikan beberapa tahun lalu, Rest Area Jubung menjadi salah satu tempat favorit masyarakat untuk bersantai.

Baca Juga: Hujan 9 Kartu di Stadion JSG! Persid Jember Menang Tipis Lawan 10 Pemain Persemay Maybrat yang Mengamuk

Lokasinya yang berada di jalur double way Jalan Brawijaya serta deretan warung kopi di sekitarnya membuat kawasan tersebut ramai dikunjungi, baik pada siang maupun malam hari.

Selain menjadi tempat berkumpul, rest area itu juga dilengkapi fasilitas bermain anak yang saat itu menjadi daya tarik bagi keluarga. Namun kini fasilitas tersebut sudah tidak dapat digunakan karena mengalami kerusakan.

Rest Area Jubung berdiri di atas lahan milik Perhutani yang saat itu dikelola melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Jember.

Keberadaannya sempat menjadi ikon ruang publik baru yang ramai dikunjungi warga dari berbagai wilayah.

Seiring berjalannya waktu, kerusakan fasilitas yang tidak kunjung diperbaiki berdampak pada aktivitas ekonomi di kawasan tersebut. Sejumlah warung mulai ditinggalkan pemiliknya karena jumlah pengunjung terus menurun.

Baca Juga: Gadis Berhijab Asal Jember Berhasil Gebrak Panggung Dunia, Lolos Seleksi Ketat Jurnal Alquran di Enam Benua

Kondisi serupa juga terlihat pada sejumlah lapak dan tempat usaha di sepanjang kawasan double way yang kini tampak sepi. Banyak bangunan yang sebelumnya disewa untuk usaha kini dibiarkan kosong dan kurang terawat.

Erfan, warga Mangli, Kecamatan Kaliwates, mengatakan kondisi Rest Area Jubung saat ini jauh berbeda dibandingkan ketika pertama kali dibangun.

Menurutnya, kawasan tersebut dulu menjadi tujuan warga Jember maupun luar daerah untuk bersantai. “Sekarang yang tersisa hanya beberapa warung dan penjual ikan hias. Padahal dulu tempat ini sangat ramai dan menjadi salah satu tujuan warga untuk berkumpul,” ujarnya. (jum/dwi)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#jubung #bangunan rusak #Jember #rest area