Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Mengambang 1,2 KM dari Lokasi Hilang, Jasad Kakak Kandung Asal Panti Jember Berhasil Dievakuasi Nelayan dan SAR

Jumai RJ • Selasa, 2 Juni 2026 | 05:00 WIB
KEMBALI KE DARAT: Tim SAR mengevakuasi jasad Barokatul Hidayat, kemarin (1/6). Korban diketahui hilang terseret ombak Pantai Payangan bersama adiknya pada Sabtu (30/5). (JUMAI/RADAR JEMBER)
KEMBALI KE DARAT: Tim SAR mengevakuasi jasad Barokatul Hidayat, kemarin (1/6). Korban diketahui hilang terseret ombak Pantai Payangan bersama adiknya pada Sabtu (30/5). (JUMAI/RADAR JEMBER)

Radar Jember – Upaya pencarian korban yang terseret ombak di kawasan Pantai Payangan, tepatnya di sekitar Bukit Seroyo, Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, akhirnya membuahkan hasil.

Pada hari ketiga pencarian, Senin (1/6) pagi, tim SAR gabungan berhasil menemukan satu dari dua korban yang hilang sejak Sabtu (30/5) lalu.

Korban yang ditemukan diketahui bernama Barokatul Hidayat 28, warga Dusun Karang Kebon, Desa Suci, Kecamatan Panti. Saat ditemukan, korban masih mengenakan celana pendek warna hitam dan kaus lengan pendek.

Penemuan jasad korban bermula ketika seorang nelayan yang baru pulang melaut melihat sesosok tubuh mengambang di perairan Pantai Payangan, sekitar Bukit Sarat, Dusun Watu Ulo.

Baca Juga: Mobilitas Pelanggan Kereta Api di Daop 9 Jember Tetap Tinggi pada Hari Terakhir Libur Panjang

Temuan tersebut kemudian segera dilaporkan kepada petugas yang berjaga di Pos SAR yang berada di rumah Muksin.

Menerima laporan tersebut, tim gabungan dari Basarnas dan SAR Rimba Laut langsung bergerak menuju lokasi. Proses evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet milik Basarnas yang didampingi sebuah jukung milik nelayan bernama Candra bertuliskan “Primadona”.

Saat ditemukan, posisi korban dalam keadaan tengkurap mengambang di laut sekitar pukul 05.00. Tim SAR kemudian melakukan evakuasi dengan hati-hati sebelum jasad korban dimasukkan ke dalam kantong jenazah yang telah disiapkan.

Proses evakuasi berjalan relatif lancar karena kondisi cuaca dan gelombang laut cukup bersahabat. Ombak yang lebih kecil dibandingkan hari-hari sebelumnya memudahkan petugas menjangkau lokasi penemuan korban.

Baca Juga: Update Pencarian Orang Hilang Terseret Ombak Pantai Selatan Jember, Satu Korban Akhirnya Ditemukan

Setelah berhasil dievakuasi ke daratan, jasad korban langsung dibawa menuju Puskesmas Sabrang, Kecamatan Ambulu, untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Meski ciri-ciri korban sesuai dengan data orang hilang yang dicari, petugas sempat belum berani memastikan identitas korban. Kepastian baru diberikan setelah pihak keluarga datang ke puskesmas dan melakukan identifikasi langsung.

Korpos Basarnas Jember, S. Jepri, menjelaskan bahwa informasi awal penemuan korban berasal dari nelayan yang sedang pulang melaut. Setelah menerima laporan, tim gabungan segera melakukan pengecekan dan evakuasi.

“Korban yang ditemukan pada hari ketiga pencarian adalah Barokatul Hidayat, usia 28 tahun. Namun kami baru bisa memastikan identitasnya setelah keluarga datang dan melakukan identifikasi,” ujarnya.

Jepri menambahkan, lokasi penemuan korban berada sekitar 1,2 kilometer dari titik awal korban dilaporkan terseret ombak. Jarak tersebut menunjukkan kuatnya arus laut yang membawa tubuh korban menjauh dari lokasi kejadian.

Dengan ditemukannya Barokatul Hidayat, masih tersisa satu korban lain yang hingga kini belum ditemukan, yakni Rifky Abdillah 22, yang merupakan adik kandung korban.

Pencarian terhadap Rifky Abdillah terus dilanjutkan oleh tim SAR gabungan dengan memperluas area penyisiran baik di sepanjang garis pantai maupun perairan sekitar lokasi kejadian.

Dalam operasi pencarian dan evakuasi ini, unsur yang terlibat antara lain Basarnas, SAR Rimba Laut, Pos TNI AL Puger, Satpolair Polres Jember, BPBD Jember, serta Polsek Ambulu.

Baca Juga: Resmi Nakhodai UDD PMI Jember, Kakak Kandung Musisi Anang Hermansyah Langsung Ketiban Tugas Berat dari BPOM!

“Kami berharap korban yang masih dalam pencarian bisa segera ditemukan. Kondisi ombak yang relatif kecil hari ini menjadi salah satu faktor pendukung dalam proses pencarian,” pungkas Jepri.

Selami Karang di Bawah Bukit Seruni

Setelah menemukan jasad Barokatul Hidayat pada hari ketiga operasi pencarian, tim SAR gabungan kembali melanjutkan upaya pencarian terhadap satu korban lainnya yang masih hilang akibat terseret ombak di Pantai Payangan, Kecamatan Ambulu.

Korban yang masih dalam pencarian adalah Rifky Abdillah yang merupakan adik kandung dari Barokatul Hidayat. Usai proses evakuasi jasad korban Barokatul, tim SAR gabungan langsung kembali menyusun strategi pencarian.

Operasi dilakukan dengan mengerahkan dua perahu karet milik Basarnas dan BPBD Jember serta satu jukung milik anggota SAR Rimba Laut.

Penyisiran dilakukan di sepanjang bibir pantai hingga perairan lepas yang berada di sekitar lokasi korban terakhir terlihat. Selain itu, pencarian juga dilakukan dengan metode penyelaman di sejumlah titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut karang.

Ketua SAR Rimba Laut, Sunyono, mengatakan bahwa pencarian pada hari kedua dan ketiga tidak hanya mengandalkan penyisiran permukaan laut, tetapi juga dilakukan dengan menyelam langsung ke dasar perairan sekitar lokasi kejadian.

“Pencarian dilakukan dengan menyisir garis pantai dan perairan laut menggunakan perahu. Selain itu, kami juga melakukan penyelaman di sekitar lokasi korban terseret ombak,” ujarnya.

Dalam operasi tersebut, jukung bernama ‘Jasa Kita’ digunakan untuk mengangkut personel SAR Rimba Laut menuju titik pencarian. Dua anggota SAR Rimba Laut, yakni Tohari dan Suyanto, ditugaskan melakukan penyelaman di kawasan sekitar Bukit Seruni.

Keduanya melakukan penyelaman sejak Minggu (31/5) hingga Senin (1/6) pagi dengan fokus pada area karang yang berada tidak jauh dari lokasi awal korban terseret ombak. Setiap sesi penyelaman berlangsung sekitar 30 menit dengan mempertimbangkan kondisi arus dan keselamatan penyelam.

Baca Juga: Nekat Beroperasi Tanpa SLHS, Satgas MBG Jember Grebek Dapur Gizi Balung yang Ketahuan Buang Limbah Tanpa IPAL!

Tim penyelam memeriksa celah-celah karang serta titik-titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban terjebak. Namun hingga siang hari, upaya tersebut masih belum membuahkan hasil.

“Dua anggota kami melakukan penyelaman di sekitar karang dekat lokasi kejadian. Namun sampai saat ini korban masih belum ditemukan,” kata Sunyono.

Meski demikian, tim SAR gabungan belum menghentikan operasi pencarian. Penyisiran kembali dilanjutkan pada sore hari dengan memperluas area pencarian mengikuti arah arus laut dan hasil pemetaan tim di lapangan.

Sunyono berharap kondisi cuaca yang relatif baik dan gelombang laut yang tidak terlalu tinggi dapat membantu mempercepat proses pencarian korban yang masih hilang.

“Kami akan terus melakukan pencarian dengan berbagai metode, termasuk penyelaman di sekitar lokasi korban terseret ombak. Mudah-mudahan korban segera ditemukan sehingga bisa segera diserahkan kepada pihak keluarga,” pungkasnya. (jum/dwi)

Editor : Imron Hidayatullahh
#pengunjung terseret ombak #korban Pantai Payangan ditemukan #Jember #Berita Jember #Pantai Payangan