RADAR JEMBER – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jember merealisasikan penyaluran hewan kurban melalui program “Kurban Berkah Berdayakan Desa”.
Tercatat sebanyak 60 ekor domba telah disembelih dan didistribusikan ke beberapa titik. Penyembelihan dilakukan dalam dua tahap.
Baca Juga: Baznas Jember Komitmen Jadi Garda Terdepan dalam Melayani Umat
Tahap pertama, sebanyak 45 ekor domba disembelih di Balai Ternak BAZNAS RI di Dusun Paceh, Desa Jambearum, Kecamatan Sumberjambe pada Kamis, 28 Mei 2026. Tahap kedua, sebanyak 15 ekor domba disembelih di wilayah Sempusari, Jember, pada Sabtu, 30 Mei 2026.
BAZNAS Kabupaten Jember berkolaborasi dengan BAZNAS RI dalam mengembangkan program Balai Ternak.
Saat ini, Balai Ternak telah memasuki tahun ketiga dengan populasi lebih dari 200 ekor domba.
Balai Ternak tersebut merupakan implementasi zakat produktif masyarakat. Dana zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk konsumtif, tetapi juga produktif melalui pengembangan usaha peternakan. Para penerima zakat (mustahik) dari kalangan masyarakat kurang mampu diberikan bantuan domba yang dibudidayakan dalam kandang terpusat. Mereka membentuk kelompok ternak, sementara BAZNAS RI menyiapkan pendamping khusus.
Pendamping ini tidak hanya bertugas melakukan pengawasan, tetapi juga membantu manajemen budidaya agar ternak tetap sehat dan berkembang.
Selain untuk program breeding, Balai Ternak juga menjalankan program penggemukan. Domba-domba jantan yang digemukkan inilah yang lebih difokuskan untuk kebutuhan kurban. Tahun ini, total terdapat 60 ekor domba yang dapat diserap untuk program Kurban Berkah.
Pada momentum Iduladha tahun ini, distribusi difokuskan dengan melibatkan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS serta penyaluran secara langsung kepada masyarakat.
Tujuannya agar distribusi daging kurban lebih merata. Sasarannya adalah masyarakat prasejahtera di beberapa desa di Kabupaten Jember.
Baca Juga: PAW Pimpinan BAZNAS Bondowoso Dilantik
UPZ yang dilibatkan antara lain UPZ PDP Kahyangan, UPZ Kementerian Agama Kabupaten Jember, UPZ PDAM, UPZ Kecamatan Kalisat, UPZ Kecamatan Sumberjambe, serta warga sekitar Kampung Zakat Terpadu di Dusun Paceh, Desa Jambearum.
Upaya pelibatan UPZ dalam distribusi ini juga dilakukan untuk mengantisipasi penumpukan daging kurban di wilayah perkotaan sehingga dapat menjangkau masyarakat desa yang lebih membutuhkan.
Abdul Ghofar, panitia kurban BAZNAS Kabupaten Jember, mengatakan program kemanusiaan ini rutin digelar BAZNAS Jember.
Program ini menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun secara kolektif dari masyarakat mampu menghadirkan dampak sosial yang luas dan menyasar langsung pemenuhan gizi masyarakat.
"Kami sangat mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memercayakan kurban dan penyalurannya melalui BAZNAS. Insya Allah kami telah menjalankannya secara amanah, transparan, dan tepat sasaran," ujar Abdul Ghofar.
Menurutnya, dari keseluruhan hewan kurban yang disembelih, pihaknya berhasil mendistribusikan paket daging kurban secara bertahap kepada total 600 penerima manfaat. Di antaranya masyarakat kurang mampu hingga warga di desa-desa terpencil.
Ia menegaskan, pelaksanaan program ini juga melibatkan para peternak di Balai Ternak BAZNAS sehingga mereka turut memperoleh manfaat ekonomi.
"Banyak manfaat dari program ini. Peternak memperoleh manfaat, sementara warga kurang mampu juga merasakan manfaat dari distribusi daging kurban. Insya Allah program ini menghadirkan kebahagiaan tersendiri karena mereka dapat merasakan nikmatnya hidangan daging kurban bersama keluarga pada momentum Iduladha," katanya. (ras)
Editor : M. Ainul Budi