Radar Jember – Biasanya ruang redaksi dipenuhi suara ketukan keyboard dan tenggat berita yang saling berkejaran.
Tetapi Jumat (29/5) kemarin, suasana itu berubah menjadi lebih hangat. Sarung, gamis hitam, aroma sate, gulai, hingga suara karaoke memenuhi kantor Jawa Pos Radar Jember dalam agenda bertajuk Kenduri Berkah.
Kegiatan tersebut mempertemukan seluruh keluarga besar perusahaan dalam satu suasana tanpa sekat.
Mulai manajemen, wartawan, karyawan administrasi, hingga loper koran berkumpul menikmati rangkaian acara.
Agenda dimulai dengan penyembelihan sapi kurban, dilanjutkan hiburan karaoke layar lebar, games, pembagian doorprize, hingga kenduri makan bersama pada siang hari.
Nuansa kebersamaan terasa semakin kuat karena hampir seluruh sajian berasal dari partisipasi karyawan.
Ada yang membawa lauk, buah, camilan, membantu memasak, hingga menyiapkan lokasi acara.
Hal sederhana itu justru menjadi simbol bahwa kebersamaan di lingkungan kerja bisa tumbuh dari rasa saling peduli dan saling memiliki.
General Manager Radar Jember MS Rasyid mengatakan, Kenduri Berkah bukan sekadar agenda makan bersama, melainkan upaya menjaga kehangatan hubungan di tengah rutinitas pekerjaan media yang padat dan serba cepat.
“Kami tidak hanya menyembelih hewan kurban. Hari ini kami sedang menyembelih rasa cuek, rasa individualis, rasa kurang bertanggung jawab, dan rasa ‘bukan urusan saya’,” ujarnya.
Menurutnya, kebahagiaan di lingkungan kerja sering kali hadir dari hal-hal sederhana yang jarang dinikmati bersama.
Duduk satu meja, bercanda tanpa membahas pekerjaan, hingga makan bersama dinilai mampu mempererat hubungan antarkaryawan sekaligus menghidupkan rasa saling memiliki di dalam perusahaan.
“Dan perusahaan yang hangat lahir dari orang-orang yang mau saling menguatkan dan peduli satu sama lain,” tambahnya.
Direktur Radar Jember Abdul Choliq berharap agenda seperti Kenduri Berkah dapat terus menjadi tradisi yang menjaga suasana kekeluargaan di seluruh jaringan Radar Jember, termasuk Radar Semeru Lumajang dan Radar Ijen Bondowoso.
Menurutnya, kebersamaan tidak hanya penting bagi karyawan internal, tetapi juga seluruh pihak yang selama ini ikut menjadi bagian perjalanan perusahaan.
“Nikmati kebersamaan ini, tidak hanya karyawan tetapi juga loper, siswa maupun mahasiswa yang magang, dan alumni. Semoga tahun ini dan tahun depan kita tetap bisa bahagia bersama,” ujarnya. (kin/dwi)