Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Geger Kasus Fasciolosis! DKPPP Jember Temukan Sapi Kurban Terinfeksi Cacing Hati Saat Lakukan Razia di RPH

Sidkin • Jumat, 29 Mei 2026 | 08:00 WIB
PENGECEKAN: Petugas DKPPP Jember memeriksa daging hewan kurban di lokasi penyembelihan, kemarin (28/5). Hasilnya ada temuan yang terinfeksi cacing hati. (DKPPP JEMBER)
PENGECEKAN: Petugas DKPPP Jember memeriksa daging hewan kurban di lokasi penyembelihan, kemarin (28/5). Hasilnya ada temuan yang terinfeksi cacing hati. (DKPPP JEMBER)

Radar Jember - Pemeriksaan hewan kurban terus dilakukan Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan (DKPPP) Jember selama momentum Idul Adha 1447 Hijriah.

Pemeriksaan dilakukan bersama dokter hewan dan organisasi profesi di sejumlah lokasi penyembelihan hewan kurban. Ini untuk memastikan daging yang dibagikan kepada masyarakat aman dikonsumsi.

Tim pemeriksa melakukan pengecekan mulai sebelum penyembelihan hingga pemeriksaan organ tubuh setelah hewan dipotong. Dari hasil pemeriksaan tersebut, sebagian besar hewan kurban dinyatakan sehat dan layak konsumsi.

Baca Juga: Sering Dikira Wajar Karena Faktor Usia! Psikolog Jember Ungkap Gejala Awal Pikun yang Ternyata Bahaya Bagi Lansia

Namun, di beberapa lokasi ditemukan kasus fasciolosis atau cacing hati pada sapi kurban. Sehingga organ hati yang terinfeksi langsung diafkir dan tidak diperbolehkan diedarkan kepada masyarakat.

Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) DKPPP Jember, drh Henry Kurniawan M mengatakan, pemeriksaan dilakukan di sejumlah masjid, musala, pondok pesantren hingga Rumah Pemotongan Hewan (RPH).

Total ratusan hewan diperiksa yang terdiri dari sapi, kambing, dan domba. “Hasil pemeriksaan antemortem (sebelum disembelih, Red) menunjukkan bahwa hewan yang telah diperiksa memenuhi syarat dan layak menjadi hewan kurban,” ujarnya.

Meski begitu, pada pemeriksaan postmortem atau setelah disembelih tim menemukan beberapa organ hati sapi yang terinfeksi cacing hati.

Baca Juga: Konsumsi Melonjak 150 Persen Saat Idul Adha, Pertamina Guyur Jember Tambahan Ratusan Ribu Gas Melon!

Organ tersebut langsung dipisahkan agar tidak dikonsumsi masyarakat. Fasciolosis merupakan infeksi parasit pada organ hati hewan yang dapat menurunkan kualitas organ dalam.

Jika bagian yang terinfeksi tetap dikonsumsi, maka dikhawatirkan dapat memicu gangguan kesehatan terutama bila pengolahan makanan tidak dilakukan dengan benar.

Henry menjelaskan, temuan cacing hati tidak memengaruhi keseluruhan daging hewan kurban. Karena itu, bagian daging yang dinyatakan sehat tetap aman untuk dibagikan dan dikonsumsi masyarakat.

“Hasil pemeriksaan postmortem ditemukan adanya kasus fasciolosis atau cacing hati pada beberapa hewan kurban. Tidak banyak memang tapi organ hati yang terinfeksi dilakukan afkir dan tidak diedarkan untuk konsumsi,” katanya.

Selain melakukan pemeriksaan, petugas juga memberikan edukasi kepada panitia kurban mengenai pentingnya menjaga kebersihan lokasi penyembelihan dan pemisahan organ yang tidak layak konsumsi.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah pencemaran serta meminimalkan risiko penyebaran penyakit dari hewan ke manusia selama proses penyembelihan dan distribusi daging kurban.

Terpisah, Kepala DKPPP Jember drh Sugiyarto  terus mengedukasi masyarakat pentingnya mengonsumsi daging ASUH, yaitu Aman, Sehat, Utuh, dan Halal.

Baca Juga: Daging Kambing Sering Dikambinghitamkan! Dokter Spesialis RS Siloam Jember Bongkar Biang Kerok Asli Hipertensi Pasca-Idul Adha

Edukasi tersebut dilakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat, pemeriksaan kesehatan hewan kurban, hingga pengawasan proses pemotongan hewan di lapangan.

Ia menegaskan, konsumsi daging ASUH merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan keluarga.

Ini sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan pangan. “Daging ASUH memberikan jaminan kualitas, kebersihan, serta ketenangan bagi masyarakat,” pungkasnya. (kin/dwi)

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#DKPP jember #infeksi cacing hati #daging kurban terinfeksi #daging kurban #Idul Adha