Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Hanya 5 Riyal! Intip Uniknya Emperan Warung di Kota Makkah yang Jual Lauk Rumahan Khas Warung Pinggir Jalan Jember

M Adhi Surya • Jumat, 22 Mei 2026 | 09:10 WIB
KULINER: Di jalan kecil di Kota Makkah menjumpai makanan Indonesia. (REGAR JEANE DEALEN NANGKA)
KULINER: Di jalan kecil di Kota Makkah menjumpai makanan Indonesia. (REGAR JEANE DEALEN NANGKA)

Radar Jember – Pergi jauh ke tanah suci, rupanya masih menemukan kuliner Indonesia. Di sebuah jalan kecil Kota Makkah, ada warga setempat yang jualan bakso hingga bala-bala atau ote-ote.

Regar Jeane Dealen Nangka, jemaah Kloter 97 Jember dari KBIHU Al Ghazalie, menceritakan, pada Rabu (20/5) pagi selepas salat Subuh.

Kepala Diskominfo Jember itu bersama sang istri berjalan santai dari Hotel Emmar Al Jawhara di kawasan Ar Rawdah. Awalnya mereka hanya berniat mencari buah untuk pelengkap kebutuhan gizi selama berhaji. 

Baca Juga: Strategi Cerdas CJH Jember: Cicil Beli Oleh-Oleh Khas Arab di Tanah Air agar Tak Ribet saat Pulang dari Makkah!

Langkah kaki keduanya kemudian membawa mereka menyusuri deretan toko kecil di sekitar hotel. “Sampai akhirnya saya melihat emperan sederhana jualan makanan yang sangat akrab di lidah orang Indonesia,” tuturnya.

Ada bakso hangat mengepul, bala-bala (ote-ote), donat, telur, hingga lauk rumahan yang biasa dijumpai di warung-warung pinggir jalan di Jember. Tak ada yang istimewa bila makanan itu ditemui di tanah air. 

Namun di tanah suci, ribuan kilometer dari rumah, tambahnya, semuanya terasa begitu berbeda.

“Makanan seperti ini kalau di Jember mungkin terlihat biasa saja. Tapi saat berada sejauh ini, justru itu yang paling dirindukan,” ujar Regar melaporkan seputar haji secara daring kepada wartawan Jawa Pos Radar Jember.

Baca Juga: Kondisi Cuaca Panas Ekstrem Mengancam, Dokter Kloter 97 Jember Minta Jemaah Haji Disiplin Lakukan Hal Penting Ini!

Tanpa berpikir panjang, ia memesan semangkuk bakso lengkap dengan tiga pentol, ditambah bala-bala dan donat, sementara sang istri membeli kerupuk.

Aroma kuah bakso yang mengepul di udara pagi Makkah seolah membawa ingatan pulang pada suasana sederhana di kampung halaman.

“Semangkuk bakso seharga 5 riyals atau sekitar 23 ribu rupiah dengan tiga pentol di dalamnya. Lalu membeli dua bala-bala dan dua donat seharga 5 riyals,” ucapnya. (dhi/dwi)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #Jemaah Haji #tanah suci #makkah #Haji