Radar Jember — Gelaran KAUJE FEST 2026 ternyata tidak hanya dipandang sebagai ajang reuni akbar alumni Universitas Jember.
Pemerintah Kabupaten Lumajang justru melihat event tersebut sebagai peluang strategis untuk memperluas pasar UMKM sekaligus memperkuat branding potensi daerah di level regional.
Karena itu, Bupati Lumajang Indah Amperawati menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan KAUJE FEST 2026 yang akan digelar pada 4–5 Juli 2026 di Universitas Jember.
Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi panitia KAUJE di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang.
Menariknya, dukungan Pemkab Lumajang tidak berhenti pada partisipasi seremonial semata. Pemerintah daerah justru menyiapkan strategi promosi ekonomi daerah melalui keikutsertaan booth khusus Lumajang yang akan menampilkan berbagai produk UMKM unggulan dan potensi lokal.
“Kami siap mendukung kegiatan ini, termasuk menyediakan armada transportasi dan memanfaatkan booth Lumajang untuk mengenalkan produk UMKM serta potensi daerah kepada masyarakat yang hadir,” ujar Bupati Lumajang yang juga alumni Universitas Jember ini.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa event komunitas dan jaringan alumni kini mulai dipandang sebagai ruang baru diplomasi ekonomi daerah.
Di tengah persaingan promosi produk lokal antarwilayah, KAUJE FEST dinilai memiliki kekuatan besar karena menghadirkan ribuan peserta lintas daerah dalam satu momentum sosial, olahraga, hiburan, dan ekonomi sekaligus.
Tak tanggung-tanggung, Pemkab Lumajang juga menyiapkan dua armada bus untuk membantu mobilisasi peserta dari Lumajang menuju Jember.
Bagi Lumajang, kehadiran dalam KAUJE FEST bukan sekadar ikut meramaikan acara, tetapi menjadi bagian dari strategi memperluas jejaring pasar UMKM, memperkuat promosi wisata daerah, hingga membuka peluang kemitraan ekonomi baru.
Apalagi KAUJE FEST 2026 diproyeksikan menjadi salah satu event alumni terbesar di Jawa Timur dengan rangkaian kegiatan Jalan Gembira Nasional (JGN) III, KAUJE RUN 5K & 10K, Panggung hiburan hingga UMKM Expo.
Panitia menargetkan ribuan peserta dari berbagai daerah hadir dalam event tersebut.
Ketua Panitia KAUJE FEST 2026, Abdul Kholik menyebut dukungan dari berbagai pemerintah daerah menjadi bukti bahwa KAUJE FEST kini berkembang bukan hanya sebagai event alumni, tetapi juga platform kolaborasi regional.
“Ini bukan sekadar nostalgia alumni UNEJ. KAUJE FEST mulai menjadi ruang pertemuan jejaring ekonomi, promosi daerah, sport tourism, dan penguatan UMKM,” katanya.
Abdul Kholik yang juga Ketua Kamar Dagang dan Industri Kabupaten Jember menilai sinergi antardaerah dalam event seperti ini sangat penting untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi kawasan Tapal Kuda.
Dengan konsep kolaboratif tersebut, KAUJE FEST 2026 diperkirakan tidak hanya menghadirkan keramaian di kampus Universitas Jember, tetapi juga memberi dampak ekonomi nyata bagi daerah-daerah yang ikut terlibat.
Di sisi lain, langkah Lumajang ini juga memperlihatkan perubahan cara pandang pemerintah daerah dalam membaca event komunitas: bukan lagi sekadar kegiatan seremonial, melainkan instrumen promosi ekonomi dan branding kawasan yang efektif di era jejaring dan kolaborasi lintas daerah. (ras)
Editor : Imron Hidayatullahh