Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kondisi Cuaca Panas Ekstrem Mengancam, Dokter Kloter 97 Jember Minta Jemaah Haji Disiplin Lakukan Hal Penting Ini!

M Adhi Surya • Kamis, 21 Mei 2026 | 07:30 WIB
BIMBINGAN: Jemaah kloter 97 Jember khusuk mengikuti manasik Armuzna di Masjid Hotel Emmar Al Jawhara, kawasan Ar Rawdah, Makkah, Rabu pagi (20/5) waktu Arab Saudi. (Regar Jeane Dealen Nangka)
BIMBINGAN: Jemaah kloter 97 Jember khusuk mengikuti manasik Armuzna di Masjid Hotel Emmar Al Jawhara, kawasan Ar Rawdah, Makkah, Rabu pagi (20/5) waktu Arab Saudi. (Regar Jeane Dealen Nangka)

Radar Jember - Menjelang fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), jemaah Kloter 97 asal Jember mulai mematangkan persiapan.

Pembekalan dilakukan melalui istigoshah, manasik, hingga pendampingan kesehatan yang digelar di Masjid Hotel Emmar Al Jawhara, kawasan Ar Rawdah, Makkah, Rabu pagi (20/5) Waktu Arab Saudi (WAS).

Ratusan jemaah tampak memenuhi area masjid hotel sejak pagi. Mereka mengikuti doa bersama sekaligus menerima pengarahan terkait teknis pelaksanaan Armuzna.

Baca Juga: Mendarat di Jeddah, Kloter Terakhir Haji Jember Langsung Dikepung Cuaca Panas Ekstrem Arab Saudi!

Kegiatan dipimpin langsung Pengasuh Ponpes Darul Hikmah Kranjingan Sumbersari KH Achmad Nasyihin bersama petugas kloter.

Jemaah Haji Kloter 97 Regar Jeane Dealen Nangka mengatakan, pembinaan tersebut menjadi bagian penting sebelum memasuki tahapan inti ibadah haji.

Selain penguatan spiritual, jemaah juga dibekali pemahaman teknis agar lebih siap menghadapi situasi di lapangan.

“Hari ini kami melaksanakan bimbingan atau manasik Armuzna sebagai persiapan lahir dan batin,” ujarnya.

Kepala Diskominfo Kabupaten Jember itu mengaku, penjelasan detail mengenai alur keberangkatan menuju Arafah hingga pelaksanaan lempar jumrah di Mina sangat membantu jemaah.

Baca Juga: Gemas! Pakai Ihram Layaknya Jemaah Sungguhan, 1.700 Anak TK di Sumbersari Ikuti Manasik Haji Cilik di Yonarmed 8!

Terlebih, kepadatan saat puncak haji diperkirakan meningkat sehingga jemaah diminta disiplin mengikuti arahan petugas.

Dalam sesi manasik, pembimbing menjelaskan tahapan pergerakan jemaah mulai pemberangkatan ke Arafah, mabit di Muzdalifah, hingga prosesi di Mina.

Jemaah juga diingatkan mengenai potensi cuaca panas dan kepadatan manusia yang menjadi tantangan utama selama Armuzna berlangsung.

Sementara itu, dokter kloter 97 Desi Suryani meminta jemaah lebih disiplin menjaga kondisi tubuh. Menurut dia, fase Armuzna membutuhkan stamina prima karena aktivitas ibadah berlangsung cukup padat dan menguras tenaga.

“Memperbanyak konsumsi air putih, mengatur waktu istirahat, dan tidak memaksakan diri saat kondisi tubuh menurun, salah satu langkah yang perlu disiapkan secara individu,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jember Nur Sholeh yang juga bertugas mendampingi Kloter 97 menegaskan, kesiapan jemaah tidak cukup hanya dari sisi ibadah.

Baca Juga: Waspada, Cuaca Ekstrem Saat Puncak Haji Berlangsung 

Pemahaman teknis dan kondisi kesehatan juga menjadi faktor penting agar seluruh rangkaian berjalan lancar.

“Haji adalah Arafah. Armuzna menjadi fase paling menentukan dalam ibadah haji. Jemaah harus siap secara fisik, mental, sekaligus memahami mekanisme pergerakan selama di Tanah Suci,” katanya.

Pendampingan khusus juga diberikan kepada jemaah lanjut usia dan kategori risiko tinggi. Petugas kloter memastikan kondisi mereka terus terpantau agar tetap nyaman menjalankan ibadah. (dhi/dwi)

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jemaah Haji #Jemaah Jember #Haji #arafah #Armuzna