Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Siap-Siap! Juru Parkir Dishub Jember Bakal Dikerahkan Ikut Jaga Pintu Perlintasan Kereta Api yang Rawan

Sidkin • Rabu, 20 Mei 2026 | 04:00 WIB
BELUM TERJAGA: Perlintasan sebidang di Desa Bedadung, Kecamatan Pakusari yang sudah ada palang pintu dan pos penjagaan. Namun, belum ada petugas yang menjaga dan pekan kemarin di lokasi tersebut terjadi kecelakaan antara KA Sangkuriang dengan motor. (JUMAI/RADAR JEMBER)
BELUM TERJAGA: Perlintasan sebidang di Desa Bedadung, Kecamatan Pakusari yang sudah ada palang pintu dan pos penjagaan. Namun, belum ada petugas yang menjaga dan pekan kemarin di lokasi tersebut terjadi kecelakaan antara KA Sangkuriang dengan motor. (JUMAI/RADAR JEMBER)

Radar Jember – Banyaknya jumlah perlintasan sebidang di Jember masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah.

Dari total 99 titik perlintasan kereta api di Jember yang membentang dari perbatasan Lumajang hingga Banyuwangi, sebanyak 43 di antaranya masih belum dilengkapi penjagaan maupun palang pintu.

Kondisi itu membuat potensi risiko kecelakaan tetap tinggi jika kewaspadaan pengguna jalan lengah.

Apalagi, pada pekan kemarin terjadi kecelakaan KA Sangkuriang dengan pemotor di Desa Bedadung, Kecamatan Pakusari.

Baca Juga: Info Lantas Jember: Truk ODOL Muatan Sekam Operasi Lagi

Padahal, di lokasi tersebut sudah ada pos penjaga dan palang pintu. Namun, belum beroperasi, karena tidak ada petugas yang menjaga.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jember Gatot Triyono mengatakan, persoalan tersebut telah menjadi perhatian serius.

Pihaknya bahkan sudah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), Direktorat Jenderal Keselamatan, PT KAI Daop 9 Jember, hingga Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Surabaya. Hal itu untuk mencari solusi percepatan penanganan.

Salah satu langkah yang kini tengah diproses adalah permintaan pengalihan kewenangan pengelolaan pintu perlintasan dari PT KAI kepada pemerintah daerah.

Baca Juga: Pengawasan APBDes Cukup Lewat Inspektorat, Kejari Jember Prioritaskan Perkara Bernilai Besar

"Jumlah perlintasan sebidang di Jember memang sangat banyak. Dari 99 titik itu, yang belum terjaga masih 43. Ini sudah kami mitigasi dan kami sedang memproses pengalihan kewenangan pengelolaannya,” ujar Gatot, Senin (18/5).

Menurut dia, upaya pengamanan sebenarnya terus berjalan secara bertahap. Saat ini Dishub Jember telah menjaga sekitar 10 pintu perlintasan secara swadaya.

Itu dengan melibatkan personel juru parkir Dishub yang telah mendapatkan pelatihan dan sertifikasi. Selebihnya dijaga oleh PT KAI, sementara beberapa titik lain masih menunggu pemenuhan petugas yang tersertifikasi.

Untuk menutup kekurangan tersebut, Pemkab Jember, kata dia, juga mengoptimalkan edukasi keselamatan bagi masyarakat.

Banner peringatan, rambu-rambu lalu lintas, hingga sosialisasi langsung terus dilakukan, terutama di titik yang belum memiliki penjaga.

Baca Juga: Pelarian Faris Berakhir di Jember! Pelaku Pengeroyokan Maut Bondowoso Ditangkap Setelah Dua Tahun Buron

“Kalau sementara belum ada petugas, kami optimalkan sosialisasi dan imbauan agar masyarakat lebih hati-hati saat melintas,” terangnya.

Gatot menegaskan, disiplin pengguna jalan tetap menjadi kunci utama keselamatan di perlintasan sebidang. Ia meminta masyarakat mematuhi seluruh rambu dan memastikan kondisi aman sebelum melintas.

“Rambu-rambu semua sudah ada. Harapan kami, masyarakat benar-benar waspada dan mematuhi aturan di lokasi perlintasan,” harapnya.

Sementara, pada dalam rilis PT KAI Daop 9 pada September 2025, total 311 perlintasan sebidang yang tersebar di tujuh wilayah kabupaten/kota dari Pasuruan hingga Banyuwangi.

Dari jumlah tersebut, masih terdapat 122 perlintasan yang tidak terjaga rawan kecelakaan.

"Pentingnya kepedulian semua pihak terhadap keselamatan di perlintasan sebidang. Keselamatan adalah prioritas utama kami dan pihak KAI tidak bisa bekerja sendiri," ujar Manager Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro. (kin/dwi)

PERLINTASAN SEBIDANG BELUM AMAN SEPENUHNYA

99 Titik

Total perlintasan sebidang kereta api di Kabupaten Jember.

43 Titik

Perlintasan belum dijaga dan belum memiliki operasional optimal.

10 Titik

Perlintasan yang dijaga swadaya oleh Dishub Jember.

311 Titik

Total perlintasan sebidang wilayah Daop 9 Jember
(Pasuruan – Banyuwangi).

122 Titik

Perlintasan tidak terjaga di wilayah Daop 9 Jember.

Catatan

Sumber: Diolah Radar Jember

Editor : Imron Hidayatullahh
#palang pintu #Berita Jember #KAI #KAI Daop 9 Jember #perlintasan kereta api