Radar Jember – Penampilan singkat Jember Marching Band (JMB) dalam Karnaval SCTV 2026 ternyata bukan sekadar hiburan pembuka.
Di balik aksi dua menit sebelum penampilan grup musik Bian Gindas itu, JMB tengah menempa mental dan kekompakan tim jelang tampil di ajang internasional Asian Music Games (AMG) 2026 di Malaysia.
Event tersebut menjadi panggung penting karena JMB akan tampil sebagai satu-satunya wakil Indonesia.
Ratusan penonton yang memadati kawasan Alun-Alun Jember dibuat terpukau dengan permainan musik dan koreografi para atlet marching band.
Meski tampil dalam durasi singkat, para personel tetap menunjukkan permainan yang solid.
Penampilan itu sekaligus menjadi simulasi suasana pertandingan untuk membiasakan atlet tampil di hadapan publik dalam tekanan atmosfer besar.
Manajer JMB Rizky Setyobudi mengatakan, penampilan ini menjadi bagian penting dalam proses persiapan menuju AMG 2026.
Menurutnya, pengalaman tampil di event besar dibutuhkan untuk mengasah mental bertanding para atlet sebelum turun di level internasional.
“Kemarin anak-anak tampil show musik sebelum Bagindas sekitar dua menit. Ini bagian untuk menempa mental menuju AMG 2026 di Malaysia nanti,” ujarnya, kemarin (17/5).
Saat ini, persiapan JMB menuju AMG disebut telah mencapai sekitar 70 persen. Empat lagu yang akan dibawakan dalam marching show juga sudah rampung dipersiapkan.
Tim kini tinggal mematangkan detail permainan musik, koreografi, hingga kekompakan antarpersonel agar penampilan lebih maksimal saat tampil di Malaysia nanti.
“Satu pagelaran nanti ada empat lagu dan sekarang tinggal pemantapan. Untuk nomor lainnya juga terus disiapkan dengan baik,” jelasnya.
Persiapan intensif terus dilakukan melalui training center (TC) setiap akhir pekan.
Sebanyak 121 atlet bersama lima pelatih menjalani pemusatan latihan dengan jadwal ketat dan terstruktur. Selama TC berlangsung, para atlet bahkan dikarantina dan menginap gj b agar fokus latihan tetap terjaga.
Menurut Rizky, kekuatan utama JMB bukan hanya pada kualitas musik, tetapi juga kekompakan tim.
Karena itu, setiap sesi latihan tidak hanya difokuskan pada teknik permainan, melainkan juga membangun chemistry antarpersonel. (kin/bud)
Editor : Imron Hidayatullahh