Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Gempur Pelosok Desa! Dispusip Jember Masifkan Perpustakaan Keliling demi Dongkrak Angka Literasi yang Masih Sedang

Sidkin • Senin, 18 Mei 2026 | 03:30 WIB
MEMBACA DI TEMPAT: Aktivitas masyarakat membaca buku di perpustakaan daerah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jember, Januari lalu. (YULIO FA/RADAR JEMBER)
MEMBACA DI TEMPAT: Aktivitas masyarakat membaca buku di perpustakaan daerah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jember, Januari lalu. (YULIO FA/RADAR JEMBER)

Radar Jember - Perpustakaan tak pernah sepi buku, tapi tak selalu ramai pembaca. Minat baca katanya ada, hanya saja literasi masih tak beranjak dari angka semata.

Perpustakaan pun diuji: sekadar ramai pengunjung, atau sungguh melahirkan pembaca yang paham makna.

Kunjungan masyarakat ke perpustakaan daerah milik Pemkab Jember tercatat meningkat sepanjang tahun lalu. Angka kunjungan disebut lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun, peningkatan itu belum sepenuhnya menjawab persoalan mendasar literasi dan kegemaran membaca.

Baca Juga: Universitas Jember dan Mahasarakham University Thailand Kolaborasi Pembelajaran Pengolahan Kopi di RAISA

Perpustakaan masih menghadapi tantangan besar untuk mengubah kebiasaan, bukan sekadar menarik orang datang.

Pustakawan Ahli Madya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Jember, Fatchur Rochman, mengungkapkan, capaian literasi Jember saat ini masih berada di level menengah.

Berdasarkan data 2024, Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) masyarakat Jember berada di angka 67,9 persen. Sementara Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) masih di angka 55,45 persen.

"Literasi masyarakat Jember masuk kategori sedang. Dan ini perlu menjadi perhatian serius,” ungkapnya.

Baca Juga: Misi Sakral Naik Kasta: Persid Jember Siap Ladeni Invasi Kuat Duo Papua dan Persena Nagekeo di Kandang Sendiri

Untuk mendorong peningkatan itu, Dispusip Jember memilih strategi jemput bola. Sosialisasi dilakukan secara masif, tidak hanya di kota tetapi juga hingga pelosok desa.

Setiap bulan, rata-rata sepuluh sekolah tingkat SD dan SMP dikunjungi. Sehingga lebih dari seratus sekolah telah dijangkau dalam setahun.

“Alhamdulillah mulai dikenal, kami masif sosialisasi ke masyarakat, baik melalui kunjungan ke perpustakaan maupun ke sekolah,” kata Fatchur.

Sebagian besar sekolah justru mengajukan permohonan langsung agar layanan perpustakaan keliling hadir di lingkungan mereka.

Layanan ini dinilai efektif karena langsung menyentuh anak-anak sebagai pembaca awal. Dampaknya, jumlah pengunjung perpustakaan daerah ikut meningkat.

“Mayoritas mereka bersurat meminta layanan perpustakaan keliling, dan itu berdampak pada bertambahnya jumlah pengunjung,” ujarnya.

Baca Juga: Ini Penjelasan Pakar, Mengapa Arus Informasi di Lingkaran Presiden Satu Pintu Via Seskab Teddy - Radar Jember

Saat ini, rata-rata seratus orang datang ke Perpustakaan Daerah Jember setiap hari. Mayoritas membaca dan meminjam buku kesusastraan seperti novel dan cerita fiksi.

Menurut Fatchur, masyarakat sebenarnya sudah membaca, tetapi perlu diarahkan agar bacaan yang dikonsumsi lebih bernilai.

“Minat baca menurut saya (pribadi, Red) masih di bawah rata-rata. Masyarakat sekarang sudah terpapar teknologi, tapi perlu diketahui bahwa nuansa membaca buku cetak itu tentu berbeda,” tuturnya.

Ia menegaskan, perpustakaan bukan sekadar tempat membaca, melainkan ruang belajar seumur hidup. Konsep lifelong education terus diperjuangkan agar masyarakat memahami nilai pendidikan dan kehidupan dari literasi. 

Baca Juga: Diduga Korslet, Ruang TU MTsN 5 Jember Terbakar

"Ini yang tengah kami perjuangkan. Makanya kami membuka layanan gratis, termasuk perpustakaan keliling yang bisa diakses siapa saja. Tidak hanya sekolah, tetapi juga masyarakat atau lembaga. Selama masyarakat masih bisa belajar dan mengambil nilai pendidikan, itu yang terus kami kejar,” jelasnya. (Kin/nur)

Perpustakaan Umum Jember

24.772 Judul Buku
71.264 Eksemplar
10 Klasifikasi Buku
16.936 Anggota

Data Kunjungan 2025 (pertengahan Desember)
20.159 orang non anggota perpus
18.955 orang anggota perpus
Rerata 100-an orang dalam sehari

Data 2024

Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) Jember
67,9 Persen (Kategori Sedang)
Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM)
55,45 Persen

Jam Layanan Perpustakaan
Senin – Kamis  : 08.00 – 16.00
Jumat   : 08.00 – 15.00
Sabtu – Minggu : 09.00 – 15.00

SUMBER: Dispusip Jember, Desember 2025.

Editor : Imron Hidayatullahh
#Dispusip Jember #minat baca #Berita Jember #literasi #perpustakaan daerah