Radar Jember - Warga Dusun Tegalbago, Desa/Kecamatan Arjasa, yang mulai tertidur dikejutkan dengan kebakaran MTs Negeri 5 Jember pada Sabtu (16/5) dini hari.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun, ada barang inventaris seperti 5 komputer, dua Lemari arsip, 1 kipas angin, 2 unit AC, 1 dispenser, Arsip ijazah dan arsip lainnya.
Terbakarnya ruang guru dan ruang TU itu diketahui Dedi, setelah mengecek ruangan TU. Saksi melihat ada percikan api. Selanjutnya Dedi, langsung memberitahu kepada bagian kebersihan yakni Akbar.
Selanjutnya Akbar, mengambil kunci ruang TU/ guru untuk menyiram. Selain itu saksi meminta bantuan kepada warga sekitar.
Warga yang datang sudah berusaha ikut memadamkan api yang terus membesar.
Kejadian kebakaran di bagian ruang guru/ TU MTs Negeri 5 Jember juga dilaporkan ke Polsek dan Posko Damkar.
Namun, sebelum mobil damkar datang, warga sudah berusaha memadamkan api dengan cara disiram.
“Tetapi api terus merembet hingga membakar beberapa barang inventaris di ruang TU/ guru tersebut,” kata AKP Subagiyo Kapolsek Arjasa.
Peristiwa kebakaran ruang TU/ guru MTs Negeri 5 Jember diketahui warga dan petugas kebersihan. “Selanjutnya saksi melaporkan ke petugas Polsek,” tambahnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, karena yang terbakar hanya bagian ruangan guru/ TU. “Ada beberapa barang inventaris sekolah di antaranya 5 unit komputer. 2 lemari untuk menyimpan arsip, dua buah AC dan kipas angin,” kata Subagiyo
Kebakaran itu diduga dari korsleting listrik gang ada ruangan itu.
Beruntung sebelum api merebet ke ruangan lainnya, warga dan penjaga sekolah langsung memadamkan api. 1 unit mobil damkar tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman, kata Kapolsek.
Subagiyo menghimbau kepada warga maupun kantor lembaga untuk tetap waspada. Ketika pulang sekolah hendaknya kipas serta AC harus juga di matikan, katanya.
Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah, pungkasnya. (jum)
Editor : Imron Hidayatullahh