Radar Jember - Keriput di wajah dan langkah yang mulai melambat tak seharusnya menjadi tanda berhentinya produktivitas.
Di tengah meningkatnya jumlah lansia, kebutuhan akan program pemberdayaan yang berkelanjutan dinilai semakin penting agar kelompok usia senja tetap memiliki ruang berkarya di tengah masyarakat.
Perwakilan Forum Karang Werda Bina Keluarga Lansia Sehat Bahagia, Abdul Somad, menilai lansia tidak seharusnya hanya bergantung pada bantuan sosial semata.
Menurutnya, kelompok usia senja juga perlu didorong agar tetap aktif dan produktif melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi yang sesuai dengan kemampuan mereka.
Menurut dia, selama ini perhatian terhadap lansia masih didominasi pendekatan sosial dan bantuan konsumtif.
Padahal, banyak lansia yang sebenarnya masih memiliki kemampuan serta semangat untuk tetap aktif dalam kegiatan yang bernilai ekonomi.
Karena itu, pemberdayaan lansia dinilai perlu diperluas, tidak hanya berkutat pada edukasi dasar maupun kegiatan seremonial.
Lansia juga perlu dibekali pelatihan ekonomi kreatif yang sesuai dengan kemampuan dan kondisi usia mereka.
jemberBaca Juga: Ditemani Ketua DPRD Jember ke Jakarta, Achmad Syahri Assidiqi Tampak Takut Dicecar Pertanyaan Wartawan
Pelatihan tersebut dapat berupa keterampilan membuat kerajinan tangan, pengolahan makanan rumahan, hingga usaha kecil berbasis hobi.
Selain memberi peluang tambahan penghasilan, aktivitas tersebut juga dinilai mampu menjaga rasa percaya diri para lansia.
Abdul Somad menilai, aktivitas produktif memiliki dampak besar terhadap kondisi mental lansia. Kesibukan positif membuat mereka merasa tetap dibutuhkan dan memiliki peran di tengah keluarga maupun masyarakat.
“Lansia jangan hanya diposisikan sebagai penerima bantuan sosial saja. Mereka tetap harus punya ruang untuk berkegiatan dan mandiri sesuai kemampuan yang dimiliki,” ujarnya.
Selain aspek ekonomi, pemberdayaan lansia juga diyakini akan berdampak pada kesehatan. Ketika lansia aktif menjalani kegiatan sehari-hari, pola hidup sehat perlahan akan terbentuk dengan sendirinya.
Mulai dari rutin berolahraga, mengikuti senam ringan, hingga memperkuat aktivitas spiritual menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan jasmani dan rohani.
“Kalau pemberdayaan berjalan baik, kesehatan dan kesejahteraan lansia juga akan ikut seimbang,” pungkasnya. (dhi/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh