Radar Jember – Upaya pencegahan stunting di Jember terus diperkuat melalui berbagai langkah preventif di lingkungan sekolah.
Salah satunya lewat program pemberian tablet tambah darah bagi siswi SMP yang kembali dilaksanakan serentak pada 2026.
Program tersebut dinilai menjadi langkah penting untuk menyiapkan generasi muda yang lebih sehat sejak dini.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Jember M. Rokhim mengatakan, tablet tambah darah didistribusikan langsung oleh puskesmas ke sekolah-sekolah.
Selanjutnya, pemberian dilakukan secara rutin kepada para siswi dengan pola konsumsi satu tablet setiap pekan.
Program itu sebenarnya telah berjalan secara berkala pada tahun-tahun sebelumnya, tetapi tahun ini pelaksanaannya dilakukan serentak di seluruh sekolah.
Menurut Rokhim, sasaran program ini mencakup seluruh siswi SMP negeri di Jember.
Langkah tersebut menjadi bagian dari intervensi kesehatan untuk mencegah anemia pada remaja putri yang berpotensi berdampak pada kondisi kesehatan reproduksi mereka di masa mendatang.
“Tablet tambah darah diberikan puskesmas ke sekolah, kemudian diminum seminggu sekali secara rutin. Tahun 2026 ini dilaksanakan serentak,” ujarnya.
Pria yang juga Kepala SMPN 1 Balung ini menjelaskan, secara teori pemberian tablet tambah darah menjadi salah satu ikhtiar penting dalam menekan risiko stunting.
Remaja putri yang sehat dan bebas anemia diharapkan kelak dapat menjalani masa kehamilan dengan kondisi lebih baik.
Sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat. Karena itu, sekolah menyambut baik program tersebut sebagai bagian dari investasi kesehatan jangka panjang.
Rokhim berharap program ini terus berlanjut dan konsisten dijalankan.
Menurutnya, keberhasilan menekan angka stunting membutuhkan komitmen berkelanjutan dari semua pihak, termasuk dunia pendidikan.
“Kami menerima program ini dan menilai langkah tersebut sangat bagus. Harapannya bisa dilaksanakan terus-menerus supaya stunting di Jember bisa terus ditekan,” pungkasnya. (kin/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh