Radar Jember - Musim pemberangkatan jemaah haji membawa berkah bagi pedagang perlengkapan ibadah di Jember.
Sejumlah kios penjual pernak-pernik haji di kawasan Pasar Tanjung mulai ramai didatangi pembeli dalam beberapa pekan terakhir.
Pantauan di sepanjang Jalan Samanhudi menunjukkan aktivitas jual beli mulai meningkat dibanding hari biasa.
Berbagai kebutuhan calon jemaah haji (CJH) hingga oleh-oleh khas Arab tampak memenuhi etalase toko, mulai pakaian ihram, sandal, tasbih, sajadah, hingga parcel haji banyak diburu.
Salah satu pemilik kios perlengkapan haji, Marisa, mengaku kenaikan pembeli mulai terasa sejak jadwal keberangkatan jemaah semakin dekat.
Meski belum mencapai puncak penjualan, transaksi harian disebut mengalami peningkatan dibanding bulan sebelumnya.
“Yang paling sering dicari sekarang perlengkapan dasar seperti kaus dalam, celana dalam, sandal, sama topi untuk jemaah,” ujarnya.
Meski koper sebagian CJH sudah dikumpulkan untuk diberangkatkan terlebih dahulu menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya.
Tak sedikit CJH yang masih menyempatkan diri untuk membeli pakaian sebagai cadangan saat ibadah haji.
Selain perlengkapan pribadi, Marisa menyebut, masyarakat juga mulai mencari aneka souvenir dan oleh-oleh haji.
Namun, pembelian buah tangan itu masih belum terlalu tinggi karena sebagian warga memilih menunggu jemaah pulang dari Tanah Suci sebelum membeli parcel atau makanan khas Arab.
Menurutnya, mengaca dari tahun sebelumnya, parcel haji menjadi produk yang paling diminati karena praktis dan isinya cukup lengkap.
Dalam satu paket biasanya terdapat kurma, coklat Arab, kacang-kacangan, hingga jagung Arab yang umum dijadikan suguhan saat silaturahmi selepas haji.
“Kalau parsel banyak yang suka karena tinggal beli langsung siap dibagikan. Isinya juga macam-macam,” katanya.
Dia menambahkan, harga pernak-pernik haji saat ini masih relatif stabil.
Kenaikan harga biasanya baru terjadi setelah musim haji berlangsung, terutama ketika permintaan oleh-oleh meningkat untuk kebutuhan keluarga maupun tamu yang datang berkunjung ke rumah jemaah.
sementara itu, CJH Jember Kloter 94, Suparto, mengaku mulai menyiapkan sejumlah oleh-oleh sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Cara itu dilakukan agar dirinya tidak terlalu repot saat kembali ke Kota Suwar-Suwir nanti. “Biar nanti tidak ribet di belakang, jadi sedikit-sedikit mulai beli dari sekarang,” katanya. (dhi/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh