Radar Jember – Meski telah memasuki musim kemarau, wilayah Jember masih kerap diguyur hujan disertai angin kencang.
Kondisi cuaca yang tidak menentu tersebut diminta menjadi perhatian serius bagi para pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas di jalan raya.
Hujan dengan intensitas tinggi belakangan ini dinilai meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama di sejumlah ruas jalan yang selama ini dikenal rawan insiden.
Kasatlantas Polres Jember AKP Bernardus Bagas Simarmata mengingatkan pengendara agar tidak mengabaikan faktor keselamatan saat berkendara di tengah cuaca ekstrem.
Menurutnya, curah hujan tinggi dapat mengurangi jarak pandang, membuat jalan licin, hingga memicu pengendara kehilangan kendali, terutama saat melaju dengan kecepatan tinggi.
“Kondisi cuaca seperti ini harus diwaspadai. Pengendara harus lebih berhati-hati dan mengurangi kecepatan,” ujarnya.
Satlantas Polres Jember sendiri telah memetakan sejumlah wilayah yang masuk kategori black spot atau titik rawan kecelakaan dengan tingkat fatalitas cukup tinggi.
Salah satu kawasan yang masih menjadi perhatian yakni jalur Bangsalsari.
Menurut Bagas, karakteristik jalan yang lurus di kawasan tersebut sering membuat pengendara memacu kendaraan tanpa memperhatikan kondisi sekitar maupun perlengkapan keselamatan berkendara.
“Karena kontur jalannya lurus, kesadaran berlalu lintas harus benar-benar ditingkatkan. Kecepatan tinggi dan kelengkapan berkendara yang kurang menjadi pemicu Bangsalsari masuk kategori black spot,” katanya.
Selain itu, padatnya kendaraan berat yang melintas di jalur tersebut juga meningkatkan risiko kecelakaan.
Arus kendaraan roda enam ke atas cukup tinggi sehingga membutuhkan kewaspadaan ekstra, khususnya bagi pengendara sepeda motor.
Bagas menambahkan, hingga saat ini kawasan Bangsalsari masih tercatat sebagai salah satu wilayah dengan angka kecelakaan cukup tinggi di Kabupaten Jember.
Karena itu, masyarakat diminta memastikan kondisi kendaraan laik jalan sebelum bepergian serta tetap mematuhi aturan lalu lintas.
Selain Bangsalsari, jalur Jenggawah menuju Ambulu juga masuk daftar titik rawan kecelakaan.
Berdasarkan data kepolisian sepanjang tahun 2025, dari sekitar delapan kecelakaan yang terjadi di jalur tersebut, enam di antaranya menyebabkan korban meninggal dunia.
“Tingginya angka fatalitas ini menjadi peringatan agar pengendara lebih waspada saat melintasi jalur tersebut,” pungkasnya. (dhi/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh