Radar Jember - Kebutuhan relawan tanggap dan terlatih dalam misi kemanusiaan terus meningkat seiring kompleksitas pelayanan sosial di Jember.
Menjawab kebutuhan itu, PMI Jember menambah kekuatan baru dengan merekrut 33 anggota Korps Sukarela (KSR) Markas yang disiapkan untuk mendukung berbagai layanan kemanusiaan.
Mulai penanggulangan bencana hingga pelayanan kesehatan masyarakat.
Penambahan relawan tersebut ditetapkan setelah para peserta melewati serangkaian tahapan seleksi yang berakhir dengan tes wawancara di lapangan Markas PMI Jember, Minggu (10/5).
Seleksi dilakukan untuk memastikan para relawan yang bergabung memiliki komitmen, kesiapsiagaan, dan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan.
Ketua KSR Markas PMI Jember Haidar Al Rafif mengatakan, keberadaan relawan baru ini akan memperkuat kesiapan PMI dalam membantu pemerintah, terutama saat menghadapi situasi darurat di wilayah Jember.
“Relawan yang berjumlah 33 orang terdiri 19 laki-laki dan 11 perempuan, mereka akan bergabung di KSR Markas PMI Jember untuk melaksanakan kegiatan kemanusiaan,” ujarnya.
Para relawan nantinya akan diterjunkan untuk mendukung berbagai kegiatan PMI di 31 kecamatan.
Fokus utama penugasan mereka mencakup penanggulangan bencana, pelayanan donor darah, hingga aksi sosial kesehatan yang selama ini menjadi garda depan di tengah masyarakat.
Kehadiran tambahan personel ini diharapkan mampu mempercepat respons PMI saat terjadi kondisi darurat.
Namun, sebelum terjun langsung ke lapangan, seluruh relawan baru akan terlebih dahulu menjalani pelatihan lanjutan.
Haidar menegaskan pembekalan teknis menjadi tahapan penting agar para relawan memiliki keterampilan yang memadai.
“Berikutnya 33 relawan akan menjalani pelatihan lanjutan untuk mengasah keterampilan teknis di lapangan,” tandasnya. (kin/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh