Radar Jember – Dalam beberapa pekan terakhir, kecelakaan laut kerap terjadi di wilayah perairan Puger.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa dari kalangan nelayan, sejumlah jukung dilaporkan dihantam ombak hingga terbalik.
Kecelakaan laut tersebut umumnya terjadi saat nelayan berangkat maupun pulang melaut, seiring kondisi ombak yang mulai besar.
Bahkan, gelombang tinggi juga menewaskan seorang pemancing bernama Muhamad Ali Makrus, 33, yang terseret ombak saat memancing di kawasan Pantai Payangan.
Karena itu, para pemancing diminta lebih waspada, terutama saat memancing di tepi karang maupun di sekitar break water atau pemecah ombak di Pantai Pancer, Puger.
Sebab, sejumlah kecelakaan laut terjadi ketika pemancing berusaha mengambil kail yang tersangkut.
Ps KBO Satpolair Polres Jember di Puger, Aiptu Agus Rianto mengatakan, pihaknya rutin memberikan imbauan kepada para pemancing maupun nelayan.
“Kadang kami memberikan imbauan dengan mendatangi langsung atau saat berbincang di warung pinggir Pantai Pancer,” kata Agus.
Menurutnya, para pemancing biasanya masih berkumpul di warung sebelum berangkat memancing.
Sedangkan pemancing yang berada di ujung break water juga didatangi petugas saat menuju lokasi.
“Karena ombak mulai besar hingga bulan Juli nanti, kami mengimbau pemancing dan nelayan agar lebih berhati-hati. Gunakan pelampung saat berangkat maupun pulang,” pungkasnya. (jum/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh