TEGALBESAR, Radar Jember – Bukan cuma macet yang bikin geleng-geleng kepala, pemandangan di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates, tepatnya di depan Pasar Sabtuan.
Tapi juga membuat pemandangan makin runyam. Sebab, deretan lapak yang dibiarkan rusak.
Baca Juga: SENANGNYA! Akhirnya Warga Desa di Kabupaten Jember Ini Punya Jembatan Gantung
Pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut pasti melihat kondisi semrawut. Selain banyak pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan buah dan membuka warung, terdapat pula lapak yang sudah lama rusak dan tak terurus.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, Lapak yang dulunya digunakan sebagai tempat bermain anak-anak kini tinggal menyisakan rangka.
Sebagian besar bagian sudah rusak, bahkan hanya menyisakan tenda yang nyaris hancur.
Kondisi ini semakin memperparah kesan kumuh, apalagi panjang lapak tersebut cukup mencolok di sepanjang jalan.
“Lapak tempat bermain itu sudah lama dibiarkan. Rusaknya sekitar setahun, jadi menambah kesan kumuh,” ujar Surahmat, warga Gladakpakem, Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari.
Menurutnya, keberadaan lapak rusak yang dibiarkan begitu saja membuat wajah Jalan Basuki Rahmat, khususnya depan Pasar Sabtuan semakin semrawut. “Kalau memang sudah tidak dipakai, sebaiknya dibongkar saja. Biar tidak semakin kumuh, apalagi lokasinya di depan pasar,” pungkasnya. (jum/dwi)
Editor : M. Ainul Budi