SANENREJO, Radar Jember – Senyum lega tampak dari wajah warga Dusun Mandalis, Desa Sanenrejo, Kecamatan Tempurejo, Selasa (5/5).
Jembatan gantung yang selama ini dinanti akhirnya diresmikan Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra.
Jembatan yang diberi nama Jembatan Merah Putih Presisi Bhayangkara ini membentang sepanjang 42 meter dengan lebar 2,5 meter di atas Sungai Sanenrejo.
Kini, jembatan tersebut hadir dengan konstruksi lebih kokoh dibandingkan jembatan sebelumnya.
Bagi warga, jembatan ini bukan sekadar penghubung. Ia menjadi urat nadi aktivitas sehari-hari. Mulai dari anak-anak yang berangkat sekolah, warga yang pergi ke ladang, hingga petani yang membawa hasil panen, semuanya bergantung pada akses ini.
Jembatan tersebut menghubungkan Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo dengan Desa Sanenrejo, Kecamatan Tempurejo.
Dua wilayah yang selama puluhan tahun saling terhubung oleh jembatan sederhana.
Sebelumnya, jembatan yang ada sejak sekitar tahun 1980 itu terbuat dari bambu. Kondisinya kerap memprihatinkan karena mudah rusak, terlebih saat musim hujan. Tak jarang jembatan hanyut terbawa banjir Sungai Sanen, apalagi di bagian hilir terdapat Bendungan Dam Rejo (BDR) yang membuat arus semakin deras.
Warga pun harus berkali-kali memperbaiki jembatan secara swadaya agar tetap bisa digunakan. Melihat kondisi tersebut, Polri hadir melalui program pembangunan Jembatan Presisi sebagai solusi nyata.
Kini, jembatan telah diperbarui menggunakan material besi dan baja, membuatnya lebih kuat, aman, dan nyaman dilalui.
Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari program pimpinan Polri yang sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia. “Pembangunan jembatan presisi ini diharapkan bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di wilayah pelosok,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan difokuskan di wilayah Tempurejo dan Silo karena tingginya aktivitas warga yang melintasi jalur tersebut setiap hari. “Semoga jembatan ini bisa mempermudah aktivitas warga dan membawa manfaat bagi masyarakat di Kecamatan Silo dan Tempurejo,” imbuhnya.
Usai peresmian, Kapolres bersama Muspika Tempurejo juga meninjau kondisi Bendungan Dam Rejo (BDR) yang berada di hilir jembatan. (jum/dwi)
Editor : M. Ainul Budi