Radar Jember – Perubahan Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) SMA tahun ini membuat banyak sekolah langsung menyosialisasikan kepada calon siswa dan wali murid.
Salah satunya SMAN Arjasa. Sekolah yang berada di Jalan Sultan Agung, Desa/Kecamatan Arjasa itu mulai mengintensifkan sosialisasi SPMB.
Sosialisasi digelar di Masjid Insan Kamil SMAN Arjasa, Rabu (6/5/2026) pagi, dan diikuti lebih dari 300 calon peserta didik beserta orang tua.
Kepala SMAN Arjasa Selamet Supriyadi mengatakan, pemahaman masyarakat menjadi kunci agar proses pendaftaran berjalan lancar.
Menurut dia, sosialisasi tidak cukup hanya dilakukan di tingkat sekolah, tetapi harus menyentuh hingga lapisan masyarakat paling bawah.
“Kami ingin sosialisasi ini sampai ke akar rumput. Kalau yang hadir menyampaikan lagi ke yang lain atau getuk tular, maka akan terbentuk pemahaman sosial yang lebih luas,” katanya.
Selamet menjelaskan, SMAN Arjasa masuk rayon 2 yang menjadi rayon terbesar di Kabupaten Jember.
Wilayahnya mencakup Kaliwates, irisan Ajung, sebagian Sumbersari, Sukorambi, Patrang, Jelbuk, irisan Antirogo, Baratan hingga Panti.
Luasnya cakupan rayon membuat persaingan antarpendaftar dipastikan berlangsung ketat.
“Sekarang orang tua harus cermat menghitung peluang. Bukan hanya soal jarak, tetapi juga melihat nilai dan strategi memilih sekolah,” ujarnya.
Menurut dia, sistem baru ini justru membuka peluang sekolah menjaring siswa yang lebih kompetitif.
Dengan seleksi yang menggabungkan akademik dan domisili, sekolah berharap mendapatkan calon peserta didik yang kuat secara akademik maupun non-akademik.
Hal itu diyakini dapat mendorong peningkatan prestasi sekolah di masa mendatang. “Harapannya, siswa yang masuk benar-benar punya potensi untuk berkembang dan berprestasi,” terangnya.
Dengan kuota penerimaan sebanyak 288 siswa, SMAN Arjasa menegaskan siap memberikan layanan maksimal bagi calon peserta didik.
Selamet memastikan seluruh guru siap mendampingi proses sosialisasi hingga pendaftaran berlangsung.
“Kami ingin orang tua merasa dekat dengan sekolah, bisa bertanya, berkeluh kesah, dan mendapat informasi sejelas mungkin. Intinya, kami ingin putra-putri mereka terlayani dengan baik,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia SPMB SMAN Arjasa Nurul Chom Anissyah menjadi salah satu narasumber dalam sosialisasi tersebut.
Di hadapan ratusan calon peserta didik dan wali murid, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan itu memaparkan tahapan pelaksanaan SPMB 2026 secara gamblang dan rinci.
Mulai dari jalur pendaftaran, mekanisme seleksi, hingga perubahan aturan pada jalur domisili. Penjelasan itu diberikan agar peserta memahami alur pendaftaran secara utuh sehingga tidak keliru saat proses seleksi berlangsung. (kin)
Editor : Imron Hidayatullahh